Advertisement
Peristiwa Daerah

Dua Kepala Daerah Mojokerto Terima Gelar Kehormatan Kesultanan Surakarta

Dua Kepala Daerah di Mojokerto, Jawa Timur menerima gelar kehormatan dari Keraton Surakarta. Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati menerima gelar Kanjeng Mas Ayu Tumenggung dr. Ikfina Fahmawati Purwaningtyas. Sedangkan Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari me

TIMES Indonesia,
Dua Kepala Daerah Mojokerto Terima Gelar Kehormatan Kesultanan Surakarta
Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati ketika menerima gelar kehormatan dari SISK Pakoe Boewono XIII di Karaton Kasunanan Surakarta, Sabtu (02/10/2021) (Foto: Dok. Pemkab Mojokerto for TIMES Indonesia)
A-AA+

MOJOKERTO Dua Kepala Daerah di Mojokerto, Jawa Timur menerima gelar kehormatan dari Keraton Surakarta. Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati menerima gelar Kanjeng Mas Ayu Tumenggung dr. Ikfina Fahmawati Purwaningtyas. Sedangkan Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari mendapatkan gelar Kanjeng Mas Ayu Tumenggung Ika Puspitasari Arumingtyas.

Gelar ini diberikan secara langsung oleh Raja Karaton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, SISK Pakoe Boewono XIII Sabtu (02/10/2021) lalu di Karaton Kasunanan Surakarta.

Advertisement

Wali Kota Mojokerto mengungkapkan bahwa tidak pernah sekalipun membayangkan akan mendapat gelar kehormatan tersebut. Sebab, ia merasa masih banyak memiliki kekurangan dalam mengemban tugas sebagai kepala daerah.

"Terima kasih banyak. Matur nuwun sanget saya diberikan gelar dari Keraton Surakarta, meskipun itu tidak pernah ada dalam bayangan saya,” kata Ning Ita dalam keterangan pers, Minggu (3/10/2021).

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari ketika menerima gelar kehormatan dari SISK Pakoe Boewono XIII di Karaton Kasunanan Surakarta, Sabtu (02/10/2021) (Dok. Pemkab Mojokerto for TIMES Indonesia)

Kendati demikian, Wali Kota perempuan pertama di Kota Mojokerto ini menyampaikan rasa terima kasih karena sudah dipercaya mengemban amanah dari Keraton Surakarta.

"Matur nuwun (terima kasih) diberikan kepercayaan ini, mudah-mudahan ini bisa membuat saya selalu menyampaikan apa yang saya lakukan ini memberikan kebanggan untuk warga kota saya," tuturnya.

Advertisement

Menurutnya, penganugerahan gelar Kanjeng Ayu dari Keraton Surakarta ini pastinya bukan tanpa alasan. Karena itu, ia pun mengaku takjub dan merasa bangga mendapat kehormatan tersebut.

"Pasti bukan tanpa alasan saya dipercaya untuk mendapatkan ini tapi saya sungguh sangat kaget dan saya sangat takjub luar biasa," ungkapnya.

Selain penyerahan gelar penghargaan, acara juga diisi dengan beberapa talk show menarik. Antara lain bertajuk "Batik Karya Adiluhung" serta "Batik dan Perjalanan Hidup Manusia Jawa" yang diselingi peragaan kain Batik Pradapaningsih karya GKR Pakoe Boewono.

Dilanjutkan talkshow "Sejarah dan Identitas Kasunanan sebagai Fondasi Budaya Generasi Baru" diselingi peragaan batik karya KPA Eko Prastowo Adinagoro (Batik Surya Majapahit), KMAy. Riana Kesuma AN (Batik Riana Kesuma) dan K.R.A. TB. Sunaryo Budoyonagoro (Batik Yejo Bagus Sunaryo), serta penjelasan filosofis motif batik yang diceritakan oleh Gusti Kanjeng Ratu Pakoe Boewono. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia