Advertisement
Peristiwa Daerah

Melalui Coffee Day 2021, CCSTP Pertemukan Pelaku StartUp dengan Investor

Masih dalam rangka memperingati Coffee Day 2021, Coffee and Cocoa Science Techno Park Puslitkoka (CCSTP), di sesi Virtual Bussiness Matching mempertemukan pelaku StartUp dengan investor

TIMES Indonesia,
Melalui Coffee Day 2021, CCSTP Pertemukan Pelaku StartUp dengan Investor
Coffee Day 2021, Coffee and Cocoa Science Techno Park Puslitkoka (CCSTP), Pertemukan pelaku StartUp dengan investor. (FOTO: Arip Ripaldi/ TIMES Indonesia)
A-AA+

JEMBER Masih dalam rangka memperingati Coffee Day 2021, Coffee and Cocoa Science Techno Park Puslitkoka (CCSTP), di sesi Virtual Bussiness Matching mempertemukan pelaku StartUp dengan investor, lembaga penyedia dana dan pembeli atau industri kakao dan industri pendukung lainnya.

Noor Ariefandie Febrianto, perwakilan Indonesian Coffee and Cocoa Research Institute (ICCRI) menjelaskan seputar Kakao (Theobroma Cacao) yang merupakan tanaman alami hutan Amazon dan terdiri dari sekitar 20 varietas. 

Advertisement

Menurut Noor, jika dilihat dari jenisnya, kakao hanya memiliki tiga jenis diantaranya yang ditanam secara komersial.

"Forastero, Produksi tinggi dan relatif tahan terhadap penyakit, warna daging biji ungu. Criollo, Produksi rendah dan relatif tidak tahan terhadap penyakit, warna daging biji putih. Trinitario, merupakan hybrida dari kedua varietas di atas. Dibanding criollo, varietas ini lebih tahan terhadap penyakit. Warna daging biji bervariasi antara putih - ungu," tutur Noor, pada saat pemaparan materi di sesi kedua pada Sabtu (2/10/2021). 

Noor juga menjelaskan mengenai Tahapan pengelolaan hulu kakao, mulai dari panen buah, sortasi buah, pemecahan buah, pengurangan pulp, setelah itu di fermentasi dan dilakukan pencucian, pengeringan, biji kakao yang sudah kering di sortasi biji, lalu di lakukan pengemasan, dan tahap terakhir di distribusikan.

"Pengelolaan hulu kakao perlu dilakukan untuk mendapatkan biji kakao berkualitas baik.
Tahapan tersebut dapat dimodifikasi sesuai dengan kapasitas produksi dan keperluan," katanya. 

Sementara itu, Maya Susiani, perwakilan dari VICCO, mengungkapkan produk-produk VICCO, merupakan brand image produk olahan kopi dan cokelat Jember yang bercitarasa khas dan berkualitas.

Advertisement

"Dengan mengusung slogan Java Heritage Jember Premium Coffee and Chocolate. Diharapkan Vicco bertumbuh menjadi produk cokelat dan kopi unggulan Jember yang berdaya saing nasional maupun internasional," ujarnya. 

Maya menjelaskan, ada empat peluang kerjasama yang dapat di bangun dengan VICCO. Pertama Maklon, lalu membeli intermediate produk, pengolahan sesui standard. Lalu Reseller atau agen end produck. Membeli dalam bentuk curah, untuk dikemas ulang, ini lebih mudah hanya ganti cap saja sebetulnya. Semoga ada peluang kerja sama untuk kita semua. 

"Di luar Jatim juga kami siap bekerjasama, ada ketentuan target dan diskon untuk menguntungkan keduanya," ujarnya. 

CEO dan Founder FoodStartUpIndonesia, Agatha Virdhi mengatakan PT. Inovasi Kakao Indonesia merupakan lahiran dari CCSTP. 

Agatha menjelaskan saat ini adaarket yang belum disentuh yaitu healthy Food dan juga vegetarian, "Ini merupakan suatu peluang yang kita tangkap untuk menjawab sua permasalahan," katanya. 

Sementara itu, Fadillah satria, perwakilan Dillco Grup mengungkapkan Dillco ini usaha yang mengolah coklat dari beberapa daerah di Indonesia, "Kami lebih fokus pada coklat bubuk yang dijadikan minuman. Market kita pada restoran dan cafe," ujarnya pada momen Coffee Day 2021. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

A
PenulisArip Ripaldi (MG-359) Penulis TIMES Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia