Advertisement
Peristiwa Daerah

Pasing Grade Turun, Banyak Guru Honorer di Banjarnegara Lolos PPPK

Diturunkannya nilai ambang batas seleksi guru PPPK melalui Kepmenpan RB Nomor 1169 Tahun 2021 tentang Pengolahan Hasil Seleksi Kompetensi 1 dan Penyesuaian Nilai Ambang Batas Seleksi Kompetensi Pengadaan PPPK guru menjadikan banyak guru honorer yang awaln

TIMES Indonesia,
Pasing Grade Turun, Banyak Guru Honorer di Banjarnegara Lolos PPPK
Seorang guru tampak bersujud syukur dan menangis bahagia setelah dinyatakan lolos seleksi guru. (FOTO: Heni Purwono for TIMES Indonesia)
A-AA+

BANJARNEGARA Diturunkannya nilai ambang batas seleksi guru PPPK melalui Kepmenpan RB Nomor 1169 Tahun 2021 tentang Pengolahan Hasil Seleksi Kompetensi 1 dan Penyesuaian Nilai Ambang Batas Seleksi Kompetensi Pengadaan PPPK guru menjadikan banyak guru honorer yang awalnya tidak lolos, menjadi lolos seleksi.

Hal itu terlihat dari hasil seleksi PPPK guru yang dilaksanakan serentak, Jumat (8/10/2021), banyak guru honorer yang tadinya kecewa karena tidak lolos pasing grade saat ujian, ternyata diumumkan lolos.

Advertisement

Seperti yang terjadi di SMAN 1 Sigaluh, sebanyak 7 guru honorernya lolos seleksi PPPK.

Tangis haru dan sujud syukur pun berlangsung di ruang guru.

Guru Honorer di Banjarnegara 2

Yani Damayanti, misalnya, salah satu guru honorer SMAN 1 Sigaluh Banjarnegara yang sudah mengajar 16 tahun mengaku sangat bersyukur dengan lolosnya ia dalam seleksi PPPK.

"Pemerintah artinya mengapresiasi apa yang kami lakukan selama ini mengabdi, dengan kebijakan perubahan pasing grade," jelas Yani.

Advertisement

Awalnya, kata Yani, dirinya merasa khawatir karena tidak memenuhi pasing grade. 

"Tentu saya deg-degan, namun kami berharap ada afirmasi yang lebih. Ternyata dikabulkan," tambahnya.

Ia berharap teman-teman honorer lain yang pada tahap 1 belum diakomodir karena secara teknis tidak mendapat tempat ujian dan lain-lain dapat diangkat pada tahapan seleksi PPPK berikutnya.

Sementara Kepala Dindikpora Banjarnegara, Noor Tamami saat ditanya TIMES Indonesia terkait jumlah guru Banjarnegara yang lolos seleksi, mengaku  tidak memiliki data karena semuanya menjadi kewenangan dari pusat (Kemendikbud)

Noor Tamami menyampaikan selamat kepada para guru yang lolos pasing grade dan diterima menjadi pegawai P3K.

"Bagi guru honorer yang belum berhasil, masih ada kesempatan untuk mengikuti tes berikutnya. Maka persiapkan dengan baik, semoga dites yang akan datang  bisa lolos," imbuh Noor Tamami, Kepala Dindikpora Kabupaten Banjarnegara. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Muchlas Hamidi
PenulisMuchlas HamidiBergabung dengan TIMES Indonesia sejah tahun 2020 Liputan : Sosial, Budaya, dan isu atau kejadian di daerah.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia