Advertisement
Peristiwa Daerah

Viral Kakek Pemulung di Majalengka Dipukuli Warga, Putri Gus Dur Pun Geram

Aksi pemukulan yang dilakukan sejumlah warga terhadap seorang kakek pemulung yang diketahui bernama Caslam (65) warga Desa Cicadas, Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, viral di sejumlah media sosial dan kini bakal berbuntut panjang.

TIMES Indonesia,
Viral Kakek Pemulung di Majalengka Dipukuli Warga, Putri Gus Dur Pun Geram
Kakek Caslam didampingi keluarga dan aparat desa. (FOTO: Jaja Sumarja/TIMES Indonesia)
A-AA+

MAJALENGKA Aksi pemukulan yang dilakukan sejumlah warga terhadap seorang kakek pemulung yang diketahui bernama Caslam (65) warga Desa Cicadas, Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, viral di sejumlah media sosial dan kini bakal berbuntut panjang.

Kepala Desa Cicadas, Umarzen selaku perwakilan pihak keluarga mengatakan, kalaupun Caslam terbukti mencuri, perbuatan main hakim sendiri dengan memukul tidak dibenarkan.

Advertisement

"Yang jelas, saya mewakili keluarga Pak Caslam tidak terima, karena negara ini negara hukum. Kalau memang ada permalasahan, bisa diproses dengan hukum, jangan main hakim sendiri," ungkapnya.

Umarzen menyampaikan, pengakuan dari Caslam sendiri bahwa ia tidak mencuri, melainkan, menemukan sebuah tas yang berada di pinggir sungai. "Tapi sama warga di sana dituduh mencuri, sampai dibawa ke desa, dipukulin, ya jelas keluarga tidak terima," ucapnya.

Untuk kelanjutan ke depannya, Umarzen menyatakan akan berdiskusi terlebih dahulu dengan pihak keluarga. Apakah akan melaporkan ke pihak kepolisian atau selesai dengan sendirinya.

"Ke depannya kami akan musyawarah dulu dengan keluarga. Melaporkan atau tidaknya itu nanti saya tidak berwenang, karena saya sebagai kepala desa saja," jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, bahwa korban dipukul hingga tersungkur oleh sejumlah warga di Desa Cibogor, Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka, saat diinterogasi karena dituduh mengambil dompet milik seorang pedagang.

Advertisement

Di tempat terpisah, Kapolres Majalengka, AKBP Edwin Affandi melalui Kasat Reskrim, AKP Febri Haloman Samosir mengatakan, kasus video yang viral dugaan berisi penganiayaan terhadap kakek yang dituduh sebagai pencuri tas tersebut, sudah mengklarifikasinya.

"Kita sudah meminta keterangan dari kedua belah pihak," kata Kasat Reskrim Polres Majalengka, AKP Febri Haloman Samosir kepada TIMES Indonesia, saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (29/10/2021).

Namun, perkembangan soal aksi main hakim sendiri terhadap kakek tersebut, menurut Febri, hingga sekarang ini, pihaknya belum menerima pengaduan. "Betul ada kekerasannya, tapi korban (Caslam) hingga saat ini belum membuat laporan. Kalau sudah ada pengaduan, pasti langsung kita tindaklanjuti," jelasnya.

Sementara itu, aksi main hakim sendiri itu pun langsung menuai simpati dari banyak pihak. Tak hanya netizen, putri presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur), yakni Alissa Wahid juga ikut dibuat geram saat menyaksikan video viral tersebut.

Melalui cuitan di akun Twitter pribadinya dikutip dari merdeka.com, Alissa mengatakan dirinya ingin mencari pelaku pemukulan terhadap kakek pemulung tersebut.

"Ini di mana?  Kejadiannya seperti apa? Saya pengen cari bapak-bapak baju merah & hitam yang mengeplaki kakek ini," cuit Alissa di akun twitternya @alissawahid.

Dalam tulisannya, Koordinator Jaringan GUSDURian ini juga mengatakan, bahwa tidak seharusnya masyarakat melakukan kekerasan apapun itu alasannya saat menyelesaikan masalah.

"Kalaupun si kakek benar mencuri, tidak ada alasan melakukan kekerasan seperti ini. Apalagi kalau tidak bersalah," ujarnya menyikapi video main hakim sendiri terhadap seorang kakek pemulung di Kabupaten Majalengka. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Jaja Sumarja
PenulisJaja SumarjaSMA. Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2019. Meliput berbagai topik, termasuk politik, hukum dan kriminal, pemerintahan, pendidikan, seni, budaya serta isu lainnya
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia