Ratusan Pengungsi Banjir di Eks Senaputra Kota Malang Mulai Kembali ke Rumah
Ratusan warga yang telah mengungsi di kawasan Brawijaya Edupark (Eks Senaputra) Jalan Kahuripan, Kota Malang mulai kembali ke rumahnya masing-masing.

MALANG – Ratusan warga pengungsi banjir Malang di kawasan Brawijaya Edupark (Eks Senaputra) Jalan Kahuripan, Kota Malang mulai kembali ke rumahnya masing-masing.
Dari pantauan TIMES INDONESIA, lokasi terdampak banjir, yakni di Kampung Putih RW 06, Kelurahan Klojen, terlihat sudah mulai membaik dan bisa ditinggali kembali.
Camat Klojen, Heri Sunarko saat ditemui di lokasi pengungsian mengatakan, sesuai instruksi dari Wali Kota Malang, Sutiaji, ia telah mengkoordinasi seluruh pengungsi dengan total saat ini 390 jiwa untuk bisa pulang secara bertahap.

"Saya selaku Camat Klojen, mengizinkan mereka kembali ke rumah masing-masing, tapi dengan kewaspadaan yang tinggi," ujar Heri, Minggu (7/11/2021).
Sebelumnya, di lokasi tersebut terdapat dua selter pengungsian, yakni di Eks Senaputra dan RSSA Malang. Awalnya di Eks Senaputra terdapat 238 jiwa, kemudian yang berada di RSSA Malang diarahkan untuk menjadi satu di Eks Senaputra, sehingga total pengungsi 390 jiwa.
Heri menyebutkan, selama warga mengungsi sejak Kamis (4/11/2021) lalu, seluruh kebutuhan hidupnya telah dipenuhi oleh pemerintah dan pasokan bantuan dari beberapa instansi lainnya.
Sebelum seluruh warga pengungsi kembali ke rumah, pihaknya telah melakukan rapat koordinasi terkait mitigasi bencana secara sederhana. Hal ini dilakukan agar warga bisa paham betul soal tanda-tanda bahaya agar selalu siap siaga jika sewaktu-waktu air sungai kembali meluap.

"Kita sepakati menggunakan sistem kentongan titir. Kalau ada dengar teng teng biasa itu tandanya waspada. Kalau bunyi teng teng kencang, itu harus kabur lewat jalur evakuasi yang telah ditentukan untuk langsung kesini (lokasi pengungsian Eks Senaputra)," bebernya.
Heri menyebutkan, untuk total wilayah terdampak di Kecamatan Klojen sendiri ada 5 kelurahan terdampak, termasuk Kelurahan Klojen.
"Empat lainnya ada di Kiduldalem, Penanggungan, Oro-oro dowo dan Samaan. Tapi yang paling parah memang disini (Kampung Putih) dan total semua itu ada 377 KK dari 5 Kelurahan itu," tuturnya.
Sementara itu, Ketua RT 7 RW 6 Kelurahan Klojen, Yuli Asminarsih membenarkan bahwa per hari ini seluruh pengungsi telah diperbolehkan pulang.

Untuk kebutuhan sehari-harinya, Yuli yang ikut saat koordinasi menyampaikan bahwa nantinya akan ada sembako yang diberikan untuk kebutuhan warga setelah berada di rumah masing-masing.
"Saat ini juga kita mau kembali lagi, tapi dengan pengawasan. Insyallah tadi katanya ada sembako juga ya," pungkasnya menanggapi pengungsi banjir Malang yang telah kembali. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


