Advertisement
Peristiwa Daerah

Puluhan Pelaku UMKM Kabupaten Probolinggo Dilatih Digital Marketing

Pemerintah Kabupaten Probolinggo, Jatim, melatih 35 pelaku UMKM unggulan dengan keterampilan digital marketing. Pelatihan diberikan untuk meningkatkan pemahaman, pengetahuan, serta kapasitas dan kompetensi SDM pelaku usaha. Utamanya di masa pandemi Covid

TIMES Indonesia,
Puluhan Pelaku UMKM Kabupaten Probolinggo Dilatih Digital Marketing
Pelatihan digital marketing UMKM Kabupaten Probolinggo di Kecamatan Krejengan (foto: Diskominfo)
A-AA+

PROBOLINGGO Pemerintah Kabupaten Probolinggo, Jatim, melatih 35 pelaku UMKM unggulan dengan keterampilan digital marketing. Pelatihan diberikan untuk meningkatkan pemahaman, pengetahuan, serta kapasitas dan kompetensi SDM pelaku usaha. Utamanya di masa pandemi Covid 19.

Pelatihan dilakukan di Ridho Resort, Kecamatan Krejengan, Rabu hingga Jum’at (10-12/11/2021). Sebagai narasumber hadir Ahmad Izzudin dan Yustina Suhandini Tjahjaningsih dari Universitas Panca Marga (UPM) Probolinggo.

Advertisement

Kepala Bidang Usaha Mikro Kecil dan Menengah Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo, Zulkarnain mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk memudahkan interaksi dengan pelanggan secara online, meningkatkan konversi penjualan dan hemat biaya promosi.

“Dapat melayani costumer secara real time, membantu menjangkau pengguna smartphone, meningkatkan penjualan dan keuntungan serta membantu bisnis untuk siap bersaing dengan kompetitor,” katanya.

Pelaku UMKM Kabupaten Probolinggo 2

Sementara Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo Anung Widiarto mengatakan revolusi industri 4.0 telah menjadi keniscayaan dalam pelaksanaan revolusi industri di Indonesia, khususnya Kabupaten Probolinggo.

“Oleh sebab itu, revolusi industri 4.0 ini jangan hanya menjadi sebuah slogan saja, tetapi harus benar-benar direalisasikan,” katanya.

Advertisement

Menurut Anung, digital mindet sudah dimana-mana. Untuk itu pelaku UMKM harus bertekad untuk maju dan bisa merubah paradigma lama kepada paradigma yang baru. Khususnya di sektor UMKM berkaitan pada proses pemasaran.

“Dengan digital marketing ini yang jelas mau tidak mau, semua sektor dipaksa dan terpaksa harus menjalankan digital marketing. Mereka dipaksa, terpaksa dan biasa. Motto ini semoga dapat menjadi dasar dan memacu kita semua untuk maju,” jelasnya.

Anung menegaskan proses transformasi marketing dari offline menjadi online saat ini menjadi keniscayaan. Banyak yang akan didapat mulai dari efisiensi, efektifitas, jangkauannya luas dan peningkatan SDM.

“Disini nantinya akan tumbuh marketplace-marketplace yang baru. Dengan demikian secara berkesinambungan akan tumbuh dan berkembang E-commerce-E-commerce yang baru pula,” kata Anung.

Tumbuh Berkat Platform Digital

Dalam webinar bertema Mendorong Transformasi Digital UMKM Melalui E-Commerce, Agustus lalu, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengungkapkan, tak semua UMKM terdampak pandemi Covid 19.

"Yang tumbuh UMKM yang terhubung ke platform digital," ujar Teten.

Hal ini sejalan dengan hasil survei Tempo Data Science (TDS) tentang praktik e-commerce di Indonesia periode Mei-Juli 2021.

Pada webinar yang sama, peneliti TDS, Ai Mulyani mengungkapkan, 82 persen UMKM berusaha mengoptimalkan aktivitas penjualan online melalui outlet mereka di platform e-commerce dan juga lapak di media sosial.

Upaya itu dilakukan untuk bisa bertahan dan berkembang, selama pandemi Covid 19 yang melanda tanah air sejak Maret 2020.

Tak heran bila pelaku UMKM didorong menuju digital marketing, termasuk di Kabupaten Probolinggo. Datan menunjukkan, sepanjang 2020, sebesar 52 persen transaksi e-commers di Asean datang dari Indonesia. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Muhammad Iqbal
PenulisMuhammad IqbalSarjana Komunikasi dan Penyiaran Islam (2009), serta Magister Pendidikan Agama Islam (2016) Universitas Nurul Jadid. Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2016. Meliput berbagai topik di Probolinggo, Jawa Timur.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia