Advertisement
Peristiwa Daerah

UM Jember Terjunkan Relawan untuk Tangani Korban Erupsi Gunung Semeru

Universitas Muhammadiyah Jember (UM Jember) terjunkan beberapa relawan dari mahasiswa untuk membantu menanggulangi korban bencana erupsi gunung Semeru. Penerjunan tersebu ...

TIMES Indonesia,
UM Jember Terjunkan Relawan untuk Tangani Korban Erupsi Gunung Semeru
Penerjunan relawan dari mahasiswa UM Jember untuk membantu menanggulangi korban bencana gunung Semeru. (Foto: Humas UM Jember for TIMES Indonesia)
A-AA+

JEMBER Universitas Muhammadiyah Jember (UM Jember) terjunkan beberapa relawan dari mahasiswa untuk membantu menanggulangi korban bencana erupsi gunung Semeru. Penerjunan tersebut sekaligus menjadi langkah UM Jember dalam menyikapi korban bencana.

Relawan tersebut diterjunkan UM Jember secara berkala selama lima hari. Sepuluh relawan pertama yang diterjunkan Sabtu, (11/12/2021) silam berasal dari Fakultas Ilmu Kesehatan yang fokus dibidang tenaga medis. Mereka akan dilatih dan dibina oleh tim MDMC (Muhammadiyah Disaster Management Center) Lumajang. Tak cukup disitu, UM Jember akan terus memperbarui tim relawan berdasarkan data dan kebutuhan di lapangan.

Advertisement

Ketua MDMC Lumajang, Anggit menyampaikan, pihaknya sangat terbantu dengan kedatangan para relawan dari UM Jember. Ia meminta agar para relawan dapat melaksanakan tugasnya dengan baik.

“Setiap hari kita selalu ada evaluasi tentang kebutuhan, perencanaan, dan kejadian apa saja yang terjadi di lapangan. Intinya kita tetap harus berkomunikasi. Kita juga berkoordinasi dengan beberapa tim di lapangan untuk tim relawan yang akan diturunkan. Kita lihat permintaan dari kawan-kawan, takutnya ketika sudah turun, justru tidak sesuai dengan penanganan yang diperlukan," ungkapnya.

Sementara itu, Satriawan selaku pimpinan Posyan (Pos layanan) memaparkan bahwa relawan dari UM Jember akan berfokus pada daerah-daerah yang tidak tersentuh oleh tenaga medis. Kemudian untuk sektor logistik, ia menjelaskan sudah sangat terpenuhi dan berharap donasi berupa uang jauh lebih baik.

“Barang logistik itu sudah sangat melimpah, jadi bukan kita tidak mau menerima donasi tetapi agar lebih tepat sasaran atau sesuai kebutuhan. Kita juga tidak mau karena barang sudah melimpah justru malah tidak bermanfaat. Kita tidak mau hal seperti itu terjadi,” jelas Satriawan.

Muh. Thoriq Al Imani, koordinator relawan pertama menjelaskan bahwa timnya melakukan pendataan yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan yang dibagi menjadi empat desa yaitu Candipuro, Labruk, Penanggal, dan Pusrajambi. Data-data tersebut nantinya akan dilaporkan ke pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang.

Advertisement

"Sebelum terjun ke posko-posko, timnya mendatangi penanggung jawab perawat di tiap-tiap desa kemudian pembagian tugas seperti penyuluhan, pemeriksaan medis, dan trauma healing," ungkap Thoriq.

Selain itu, Muh. Rifki Hamdani menambahkan, timnya berfokus pada pendataan, mengkaji kesesuaian data dengan lapangan, dan beberapa penyuluhan medis sesuai arahan dari dinas kesehatan Kabupaten Lumajang.

Saat ini, UM Jember telah menerjunkan relawan kelompok keduanya ke lokasi bencana erupsi gunung Semeru untuk menggantikan kelompok pertama. Hal ini bertujuan untuk memberikan pengalaman dan pembelajaran sebagai bentuk realisasi dari program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Siti Nur Faizah
PenulisSiti Nur FaizahSarjana Ilmu Sosial Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember. Jurnalis TIMES Indonesia di Surabaya sejak 2021. Aktif menulis di Pemerintahan, Politik, Hukum, Pendidikan, Seni, Budaya dan Isu Nasional
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia