Tiga Desa di Bondowoso Jadi Pilot Project Kampung Buah Alpukat
Pemkab Bondowoso, Jawa Timur melalui Dinas Pertanian (Dispertan) mulai mengembangkan tanaman buah alpukat jenis kendil. ...

BONDOWOSO – Pemkab Bondowoso, Jawa Timur melalui Dinas Pertanian (Dispertan) mulai mengembangkan tanaman buah alpukat jenis kendil. Ada tiga desa di tiga kecamatan yang dijadikan pilot project. Tiga desa tersebut adalah Desa Tanah Wulan, Kecamatan Maesan; Desa Rejoagung, Kecamatan Sumberwringin; dan Desa Lanas, Kecamatan Botolinggo.
Kabid Tanaman Pangan Dispertan Bondowoso, Winarto mengatakan, penanaman di tiga tempat tersebut sudah dilakukan sejak November 2021 kemarin.
"Pada tahun ini kami mulai menginisiasi pembentukan kampung buah, dan kampung flory culture atau kampung tanaman obat," katanya, Kamis (23/12/2021).
Setiap lokasi ditanami 4 ribu bibit pohon, dengan luas lahan 10 hektar lahan pertanian milik warga setempat. Pada tahun ini, total ada 12 ribu bibit di 30 hektare lahan.
"Petani kita bantu bibitnya, pupuk organik dan kimianya. Mereka menanam kompleks, berkebun," paparnya.
Sengaja penanaman terpusat di tiga lokasi karena hasil evaluasi pada tahun-tahun sebelumnya. Dimana pihaknya juga mendapatkan alokasi bibit yang sama sebanyak seribu pohon.
Saat itu penyaluran dilakukan secara merata ke desa yang ada di Bondowoso atau tidak terpusat dalam satu kawasan.
"Akhirnya jumlah produksi dari jenis pohon itu tidak diketahui secara pasti. Oleh sebab itu, pada tahun kali dilakukan secara terpusat," paparnya.
Menurutnya, sengaja dipilih tiga lokasi tersebut karena tanaman alpukat dapat tumbuh dengan baik di dataran menengah, maksimal 1500 mdpl (meter di atas permukaan laut).
"Jika di atas ketinggian tersebut, maka pertumbuhannya tidak akan berjalan maksimal. Tiga daerah itu kami nila sudah sesuai dengan kondisi yang dibutuhkan untuk menanam alpukat," paparnya.
Menurutnya, pada Tahun 2022 mendatang, Dispertan Bondowoso mendapatkan alokasi untuk penanaman buah alpukat kendil. Buah tersebut akan kembali ditanam di Desa yang sebelumnya dijadikan sebagai pilot project. "Ditambah Desa Sulek, Kecamatan Tlogosari yang juga dinilai memiliki potensi untuk ditanami," imbuhnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

