Advertisement
Peristiwa Daerah

Jelang Pengamanan Tahun Baru, Pak Bhabin di Pacitan Sempatkan Berbagi dengan Bocah Jantung Bocor

Jelang tugas pengamanan tahun baru 2022, anggota Bhabinkamtibmas Polsek Tulakan, Polres Pacitan,  Bripka Latip Utomo memanfaatkan waktu senggangnya untuk berbagi dengan ...

TIMES Indonesia,
Jelang Pengamanan Tahun Baru, Pak Bhabin di Pacitan Sempatkan Berbagi dengan Bocah Jantung Bocor
Bripka Latip Utomo memberikan susu kepada Dimas, bocah dengan penyakit jantung bocor. (Foto: Rojihan/TIMES Indonesia)
A-AA+

PACITAN Jelang tugas pengamanan tahun baru 2022, anggota Bhabinkamtibmas Polsek Tulakan, Polres Pacitan,  Bripka Latip Utomo memanfaatkan waktu senggangnya untuk berbagi dengan Rakha Dimas Aryansah (3), bocah yang menderita jantung bocor sejak lahir.

Rakha Dimas Aryansah merupakan anak tiga dari pasangan suami istri Sayuti dan Hartatik, warga Dusun Sono, Desa Kalikuning, Kecamatan Tulakan, Pacitan. Saat ini Rakha terus menjalani pengobatan tak pernah henti di salah satu rumah sakit di Yogyakarta.

Advertisement

"Saya berkunjung ke rumah Rakha, kasihan dia tak bisa beraktivitas banyak karena jika capek penyakitnya sejak lahir itu kambuh," katanya, Rabu (29/12/2021).

Kedatangan Bripka Latip Utomo disambut baik oleh pihak keluarga. Dirinya di sela-sela berbincang dengan Hartatik, menyerahkan satu boks usu, popok serta uang.

"Meski tak seberapa, semoga dapat membantu. Dan pesan saya untuk semuanya mari kita saling membantu sesama, seperti adek Rakha ini perlu sentuhan kita semuanya," imbuhnya.

Latip Utomo

Sementara, Hartatik orang tua Rakha menceritakan penyakit tersebut diderita anaknya sejak lahir. Dokter menyarankan agar segera dilakukan penangan pada saat itu untuk operasi di usia 3 bulan setelah lahir.

Advertisement

Bahkan dulu sempat dirujuk ke salah satu RS di Jakarta. Namun kejelasan untuk operasi hingga saat ini masih tak pernah kunjung datang. Yang akhirnya dirinya kembali membawa ke RS Sardjito Yogyakarta.

"Dulu pernah sampai rumah sakit di jakarta, di sana di cek dan dilakukan pengobatan lalu pulang. Katanya mau dikabari soal operasi tapi sampai saat ini tidak ada kabar," katanya.

Jika penyakit jantung bocornya kambuh, seluruh tubuh Rakha membiru dan lemas. Lanjut Hartatik, jika sudah seprrti itu sesuai anjuran dokter kedua kaki ditekuk menempel dada hingga normal kembali.

"Kambuhnya tak menentu kadang 2 hari kadang 1 hari jika dia capek. Untuk obat terus, ini mau habis nanti kita beli pas sambil kontrol ke rumah sakit Sardjito," jelas warga Pacitan ini.

Bhabinkamtibmas Tulakan, Pacitan itu meminta di saat tahun baru 2022 agar masyarakat tetap di rumah, berkumpul dengan keluarga dan tidak keluar kota. Mengingat pandemi masih ada.(*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Rojihan
PenulisRojihanSarjana Managemen Pendidikan Islam di STAI NU Pacitan (2017). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2019. Meliput berbagai topik, termasuk politik, hukum, sains, seni, budaya, wisata, pemerintahan, pendidikan dan isu internasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia