Pembangunan Pusat Kebudayan Bali Perwujudan Trisakti Bung Karno
Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyatakan, pembangunan Pusat Kebudayaan Bali merupakan perwujudan dari prinsip-prinsip Trisakti Bung Karno, yakni berdaulat secar ...

JAKARTA – Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyatakan, pembangunan Pusat Kebudayaan Bali merupakan perwujudan dari prinsip-prinsip Trisakti Bung Karno, yakni berdaulat secara politik, berdikari secara ekonomi dan berkepribadian dalam kebudayaan.
Selain menjadi ikon Bali, pusat kebudayaan yang baru diresmikan tahap pengerjaannya itu juga diharapkan tidak hanya memberikan dampak dari sisi kebudayaannya saja, melainkan terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat di Pulau Dewata tersebut.
"Pembangunan Pusat Kebudayaan Bali yang terintegrasi dan terpadu dengan sektor lainnya, menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru, tak hanya sisi kebudayaan saja tapi juga memberi dampak ekonomi," ucap Hasto saat menyaksikan secara daring groundbreaking tahap pekerjaan pematangan lahan kawasan Pusat Kebudayan Bali, Rabu, (12/1/2022).
Pembangunan kawasan Pusat Kebudayaan Bali sendiri dilaksanakan secara bertahap sejak tahun 2020 sampai 2024, dimulai dari pembebasan lahan, pematangan lahan, pembangunan zona inti, zona penunjang dan zona penyangga.
Berdasarkan desain, terkait fasilitas yang akan dibangun, di zona penunjang akan terdapat Gedung Auditorium Bung Karno berkapasitas ribuan orang dengan tata cahaya yang mengunakan teknologi modern terbaru.
Hasto menyatakan, PDI Perjuangan mendukung pembangunan Pusat Kebudayan Bali dan berharap masyarakat Bali ikut berpatisipasi mewujudkan hal itu. Sebab, Pusat Kebudayan Bali akan menjadi kebangkitan kembali puncak peradaban dan keadaban kebudayaan Bali.
Berdasarkan catatan sejarah, budaya Bali mencapai keemasan di Klungkung di masa Kerajaan Gelgel. Jadi pilihan lokasi di Kabupaten Klungkung sebagai Pusat Kebudayaan Bali menurut Hasto sudah sangat tepat.
PDI Perjuangan demikian lajut Hasto, berharap pembangunan Pusat Kebudayaan Bali ini bisa berjalan dengan lancar. Sehingga kelak Bali memiliki tempat pusat kebudayaan yang indah, terintegrasi dan bisa dipergunakan untuk berbagai even nasional dan internasional.
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

