Advertisement
Peristiwa Daerah

Butuh Uluran Tangan, Remaja 16 Tahun di Probolinggo Ini Menderita Kelainan Kongenital

Ferdiansyah (16) warga Kalikajar Kulon, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, harus terbaring dan hanya bisa duduk saja, karena menderita gangguan kelainan ...

TIMES Indonesia,
Butuh Uluran Tangan, Remaja 16 Tahun di Probolinggo Ini Menderita Kelainan Kongenital
Ferdiansyah penderita Kongenital di Kabupaten Probolinggo.(Foto: Polres Probolinggo)
A-AA+

PROBOLINGGO Ferdiansyah (16) warga Kalikajar Kulon, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, harus terbaring dan hanya bisa duduk saja, karena menderita gangguan kelainan pada tubuhnya, yang dinamakan Kongenital.

Kongenital yang diderita Ferdiansyah, bocah penyandang disabilitas dengan gangguan kelainan struktural pada tulang dan kongenital. Kondisi tubuhnya saat ini terlihat sangat kurus. 

Advertisement

Dari keterangan yang didapat. Ferdiansyah, kini diasuh oleh Musdalifah (26) tak lain adalah kakaknya. Ia menyampaikan, bahwa adiknya (Ferdiansyah) memang telah mengalami gangguan pendengaran dan tuna wicara yang ia alami sejak lahir.

"Sudah dilakukan perawatan medis dan non medis, tapi belum ada hasil. Kondisinya ya seperti ini, kurus dan hanya bisa terbaring di tempat tidur, untuk dudukpun harus dibantu," aku Musdalifah, Jumat (21/1/2022).

"Kata medis, adik saya mengalami gangguan dan kelainan pada fungsi struktural tulang atau Kongenital," tambahnya.

Musdalifah sendiri hanya mengandalkan hasil jualan minuman ringan dan jajanan di rumahnya, untuk menyambung hidup bersama adiknya tersebut.

Kini, Ferdiansyah mendapat bantuan kursi roda, santunan uang tunai dan sembako dari Polsek Paiton. Begitu mendapat bantuan itu, raut wajah Ferdiansyah, terpancar kebahagiaan meski dirinya tak bisa berkata apa-apa dan terbaring lemas. Ia bersemangat untuk duduk di kursi roda itu.

Advertisement

"Saya haturkan terimakasih kepada Pak Kapolsek Paiton, telah membantu adik saya dengan memberikan kursi roda, sembako dan uang santunan. Semoga pemberian ini dicatat sebagai amal ibadah," ucap Musdalifah.

Kapolsek Paiton, Iptu Maskur Ansori mengatakan, bahwa apa yang dilakukannya tersebut murni ikhlas dari keinginannya untuk membantu warga yang kurang mampu, ia pun tak minta imbalan apapun.

"Semoga apa yang kami berikan bermanfaat untuk adik Ferdiansyah dan kakaknya Musdalifah. Semoga Ferdiansyah, bisa kembali sehat dan sembuh dari penyakit yang dideritanya yaitu Kongenital atau kelainan di tubuhnya," harap Maskur.(*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Dicko W
PenulisDicko WLulusan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) tingkat Muda (2021). Bergabung dengan TIMES Indonesia sejak 2017. Meliput berbagai topik, termasuk politik, hukum, sains, seni dan budaya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia