Advertisement
Peristiwa Daerah

Satu Siswa SD di Aceh Barat Daya Pingsan Usai Divaksin

Seorang siswa Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Provinsi Aceh, pingsan usai menerima suntikan dosis vaksin untuk anak usia 6-11 tahun. ... ...

TIMES Indonesia,
Satu Siswa SD di Aceh Barat Daya Pingsan Usai Divaksin
Bocah yang pingsan usai divaksin saat akan dirujuk ke RSUZA Banda Aceh menggunakan ambulance (Istimewa)
A-AA+

ACEH Seorang siswa Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Provinsi Aceh, pingsan usai menerima suntikan dosis vaksin untuk anak usia 6-11 tahun.

Kadinkes Abdya, Safliati SST, M. Kes mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (19/1/2021) lalu di Lapangan Persada, Kecamatan Blangpidie, Abdya.

Advertisement

"Iya benar. Petugas langsung membawa anak kita ini ke Rumah Sakit Umum Teungku Peukan (RSUTP) Abdya untuk mendapatkan penanganan medis," ujar Safliati kepada TIMES Indonesia, Jum'at (21/1/2021).

Sebelum dilakukan penyuntikan, ucap Safliati, bocah tersebut sebelumnya telah dilakukan skrining dengan hasil sehat dan tidak ada kendala, serta dipastikan bisa menerima dosis vaksin.

Namun setelah menerima dosis vaksin, korban terlihat lemas dan pucat. Padahal, katanya, jumlah dosis vaksin yang disuntik ke tubuh bocah itu sama seperti dosis yang disuntikkan ke orang dewasa.

"Menurut hasil pemeriksaan yang dilakukan dokter, kesehatannya baik-baik saja. Jantung, paru-paru juga sarafnya dinyatakan tidak bermasalah oleh dokter, bahkan kondisinya berangsur membaik," katanya.

Setelah menjalani observasi dan perawatan medis selama dua hari di RSUTP Abdya, pasien sudah bisa bermain seperti biasa. Akan tetapi, anak SD tersebut merasa nyeri di bagian kaki saat berjalan.

Advertisement

Untuk memastikan kesehatan si anak, sambung Safliati, pihaknya menganjurkan pasien untuk dirujuk ke Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin (RSUZA) di Banda Aceh.

"Kendala lain tidak ada, hanya saja ketika berdiri kakinya sedikit terasa nyeri. Untuk itu, tadi sore anak kita ini dirujuk ke RSUZA, guna untuk pengecekan lebih lanjut dan mendapatkan layanan medis yang lebih maksimal," terang Kadinkes Abdya.

Dalam hal itu, tambahnya, untuk meringankan keluarga korban, Dinas Kesehatan Aceh akan menanggung semua kebutuhan sehari-hari, termasuk akan memfasilitasi perawatan.(*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia