Cerita Quraish Shihab Saat Ditanya oleh Soeharto Soal Menganut Syiah atau Tidak
Tuduhan menganut paham Syiah kepada Quraish Shihab memang terus ada sampai saat ini. Namun kata Cendikiawan Muslim itu, tuduhan tak mendasar itu pun sudah pernah dilancar ...

JAKARTA – Tuduhan menganut paham Syiah kepada Quraish Shihab memang terus ada sampai saat ini. Namun kata Cendikiawan Muslim itu, tuduhan tak mendasar itu pun sudah pernah dilancarkan saat dirinya ditunjuk menjadi Menteri Agama di zaman Presiden Soeharto tahun 1998 silam.
"Dulu waktu saya pertama jadi Menteri Agama sudah terus orang bilang 'oh itu tidak boleh, itu Syiah'. Itu waktu Pak Harto (bertanya), benar itu kamu Syiah?" kata Quraish Shihab mengenang, dikutip dari YouTube Quraish Shihab Kamis (27/1/2022).
"Saya bilang, saya tidak jawab pak. Bapak tanya saja si A, si B, si C," jelasnya. Kata Quraish Shihab, jangankan dirinya, Imam Syafi'i pun di masa hidupnya juga pernah dituduh Syiah.
"Sampai dia mengeluarkan itu syairnya: 'Seandainya mencintai Ahlul Bait itu dianggap bahwa kita ini Syiah, biarlah semua orang tahu bahwa saya Syiah'," demikian Quraish Shihab mengutip perkataan Imam Syafi'i.
Ayah dari Najwa Shihab itu menegaskan, ia menantang bagi penuduhnya untuk membuktikan dirinya Syiah. Menurutnya, mereka itu adalah orang-orang yang tidak pernah membaca buku karyanya.
"Saya menantang mereka, saya punyak belasan atau mungkin sekian puluh buku. Saya minta mereka membaca itu, kalau dia menemukan satu kata, yang menunjukkan bahwa saya Syiah, saya akan kasih dia hadiah," ujarnya.
Quraish Shihab adalah mantan Menteri Agama pada Kabinet Pembangunan VII pada zaman Presiden Soeharto. Ia menggantikan Tarmizi Taher. Lalu setelah itu digantikan oleh Abdul Malik Fajar. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


