Advertisement
Peristiwa Daerah

Rizal Ramli Koleksi Lukisan Perjuangan Karya Seniman Yayak Yatmaka

Tokoh nasional Rizal Ramli mengenal dekat sosok seniman besar Yayak Yatmaka. Bahkan ia memiliki sejumlah koleksi lukisan bertema perjuangan dan penolakan terhadap ketida ...

TIMES Indonesia,
Rizal Ramli Koleksi Lukisan Perjuangan Karya Seniman Yayak Yatmaka
Koleksi lukisan Yayak Yatmaka di Rumah Rizal Ramli. (FOTO: Dok Rizal Ramli)
A-AA+

JAKARTA Tokoh nasional Rizal Ramli mengenal dekat sosok seniman besar Yayak Yatmaka. Bahkan ia memiliki sejumlah koleksi lukisan bertema perjuangan dan penolakan terhadap ketidakadilan. 

Mulai Anak-anak Petani Cinta Indonesia, lukisan Anak Telanjang dan Bendera Merah Putih, serta beberapa lainnya di ruang kerja dengan berbagai filosofi mendalam.

Advertisement

Namun kemarin, sahabat baik Rizal Ramli itu menjadi satu di antara puluhan warga Desa Wadas, Purworejo Jawa Tengah yang ditahan oleh aparat saat konflik tanah agraria kembali melanda desa mereka.

Yayak merupakan penggagas poster tanah untuk rakyat. Ia ikut ditangkap polisi dalam penyerbuan.

Rizal-Ramli-3.jpg

Kendati kemarin Rabu (9/2/2022) 64 orang warga telah dibebaskan, namun tak membuat nyali surut. Bahkan mereka pulang sambil menyanyikan lagu perjuangan.

Sebelum pembebasan itu, Rizal Ramli terus mendesak agar pemerintah melepaskan seluruh warga Wadas yang ditangkap termasuk seniman besar Yayak Yatmaka serta menjamin keselamatan seluruh rakyat Wadas yang ditangkapi oleh aparat.

Advertisement

Berbagai kalangan juga masyarakat mendesak agar Gubernur Jateng Ganjar membebaskan seluruh warga yang ditangkap aparat. Mereka juga mengecam penangkapan tokoh gerakan 80-an, tanah untuk rakyat Yayak Yatmaka saat peristiwa penyerbuan polisi di Desa Wadas. 

Seruan agar membebaskan Yayak Yatmaka terus bergema di media sosial. Publik meminta supaya sang pelukis bersama warga Desa Wadas, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah dan orang-orang yang membela mereka dilepaskan dari tahanan polisi. 

Warga Desa Wadas beberapa waktu terakhir memang melakukan perlawanan terhadap rencana penambangan batu andesit di wilayah mereka. Kabarnya, bahan tambang dari Wadas tersebut akan digunakan untuk pembangunan waduk di Kecamatan Bener, Purworejo.

Dikutip dari laman petisi, Bendungan Bener merupakan salah satu Proyek Strategis nasional (PSN) yang akan memasok sebagaian besar kebutuhan air ke Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) di Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta.

"Rakyat dan petani yang hanya ingin hidup damai dirampas hak-haknya hanya untuk menyenangkan investor pertambangan. Negara wajib melindungi rakyat bukan merampas hak-haknya untuk membela investor," tegas Menko Ekuin Presiden Gus Dur dan Ketua Dewan Pakar Komite Khittah Nahdlatul Ulama 1926/NU Khittah 1926 tersebut, Kamis (10/2/2022). 

Rizal Ramli juga menyesalkan sikap Ganjar Pranowo selaku Gubernur Jateng yang dinilai lebih mementingkan investor, dan tidak membela rakyat.

‘’Ini Ganjar Pranowo modal pencitraan doang, pakai kontrak media dan borong PollsteRP seolah-olah merakyat dan pro-rakyat, eh rakyat Wadas, Jateng, malah ditangkapin. Kepiye?" ujar Rizal Ramli yang memiliki sejumlah lukisan seniman Desa Wadas Yayak Yatmaka. (*) 

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Lely Yuana
PenulisLely YuanaPernah menempuh pendidikan di Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Almamater Wartawan Surabaya (AWS). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 8 September 2017. Meliput berbagai topik, termasuk politik, birokrasi, hukum, gaya hidup, seni dan budaya, serta isu sosial.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia