Sekitar 100 Ton Tembakau di Grujugan Bondowoso Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp5 Miliar
Sebuah gudang tembakau di Desa Sumber Pandan Kecamatan Grujugan, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur terbakar. Kejadian tersebut terjadi pada Senin (14/2/2022) pagi. ... ...

BONDOWOSO – Sebuah gudang tembakau di Desa Sumber Pandan Kecamatan Grujugan, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur terbakar. Kejadian tersebut terjadi pada Senin (14/2/2022) pagi.
Sebenarnya untuk bangunan gudang aman dari lalapan si jago merah. Tetapi tembakau yang ada di dalamnya habis terbakar.
Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) baru bisa menjinakkan api beberapa jam kemudian.
Kepala Satpol PP Kabupaten Bondowoso, Slamet Yantoko mengatakan, kejadian kebakaran dimungkinkan terjadi pada malam harinya, tetapi tidak diketahui.
Sekitar pukul 4.30 WIB diketahui ada asap yang mengepul dari dalam gudang. Tetapi baru menelpon ke Damkar beberapa jam setelahnya, dan sekitar pukul 6.00 WIB Damkar tiba di lokasi.
"Setelah gudang terbuka, posisi di dalam sudah terbakar semua. Kalau gudangnya tidak apa-apa, tembakaunya yang habis," kata dia.
Gudang itu milik Mapan Jaya Tembakau. Adapun tembakau terbakar hingga 100 persen. "Kalau terbakar semua kerugian ditaksir 5 miliar rupiah banyaknya 100 ton," kata dia.
Dugaan sementara kebakaran karena tungku atau pemanas yang terbuat dari drum. Diperkirakan ada percikan api dari tungku tersebut dan terkena pada tembakau yang kering.
"Dari titik api itu tidak ada listrik adanya cuma pemanas itu, letak pemanas itu dekat dengan tembakau," jelas Slamet.
Informasi dihimpun kata dia, tungku itu dibuat untuk pemanas ruangan agar tembakau tidak lembab apalagi masuk musim penghujan.
Petugas butuh waktu 4,5 jam untuk menjinakkan api yang membakar tembakau di gudang tersebut. Tepatnya dari pukul 6.00 WIB sampai dengan pukul 10.30.
"Karena tembakau padat, seperti ada bara api, kita menunggu sampai proses pendinginan. Kami menurunkan tiga armada dan ditambah truk tangki dari Dinas Lingkungan Hidup Bondowoso," jelas dia. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


