Advertisement
Peristiwa Daerah

Pengawasan Penyaluran Pupuk Bersubsidi di Jatim Diperkuat

Guna memperkuat penyaluran pupuk subsidi di Jawa Timur, Pemerintah Provinsi Jawa Timur memperkuat peran komisi pengawasan pupuk dan pestisida (KP3). ... ...

TIMES Indonesia,
Pengawasan Penyaluran Pupuk Bersubsidi di Jatim Diperkuat
Pupuk bersubsidi (Foto: Republika).
A-AA+

GRESIK Guna memperkuat penyaluran pupuk subsidi di Jawa Timur, Pemerintah Provinsi Jawa Timur memperkuat peran komisi pengawasan pupuk dan pestisida (KP3).

Penguatan peran itu melalui penerbitan Surat Keputusan (SK) Gubernur tentang Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida yang telah terbit pada Bulan Januari 2022.

Advertisement

Sebelumnya, produsen pupuk bersubsidi PT Pupuk Indonesia (Persero), menyatakan bahwa realisasi penyaluran pupuk bersubsidi di Jawa Timur hingga 15 Februari 2022 telah mencapai 243 ribu ton. 

Jumlah ini sudah mencapai 11 persen dari total alokasi pupuk bersubsidi di Jawa Timur sebesar 2,25 juta ton. Terkait pengawasan, Pupuk Indonesia menyebutkan pihaknya senantiasa menyalurkan pupuk bersubsidi sesuai dengan ketentuan.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jatim, Hadi Sulistyo, menyatakan bahwa anggota KP3 di provinsi Jawa Timur terdiri dari unsur kepolisian dan organisasi terkait. Seperti Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Kelautan dan Perikanan, maupun Dinas Kehutanan.

Petani.jpg
Petani Gresik saat berada di sawah (Foto: Akmal/TIMES Indonesia).

“Untuk pupuk bersubsidi ini kan, pengawasannya sudah ada KP3, ada SK Gubernur, dan di provinsi itu dikoordinir oleh Biro Perekonomian,” ujar Hadi melalui keterangan tertulis yang diterima TIMES Indonesia pada Kamis (17/2/2022).

Advertisement

Selain di tingkat provinsi, KP3 juga dibentuk di tingkat kabupaten. Pada tingkat ini, KP3 bertugas untuk mengawasi peredaran pupuk bersubsidi di tingkat kecamatan dan seterusnya. 

Peran KP3 sudah berjalan dan akan terus dimaksimalkan oleh Pemprov Jatim. Misalnya saja di Kabupaten Nganjuk, dimana KP3 berhasil mengungkap penyelewengan pupuk bersubsidi di wilayah setempat.

Lebih lanjut Hadi menyebutkan bahwa usulan pupuk bersubsidi Provinsi Jawa Timur untuk tahun 2022 mencapai sebesar 4,5 juta ton. 

Namun pihaknya hanya menerima sebesar 2,25 juta ton. Menurutnya, angka tersebut cukup digunakan untuk Januari hingga Mei 2022. 

“Nanti kalau ada kekurangan sampai Mei, kita usulkan lagi ke Kementan supaya ditambah sesuai permintaan dari awal e-RDKK 4,5 juta ton,” jelasnya menanggapi peran komisi pengawasan pupuk dan pestisida diperkuat untuk mengawasi pupuk bersubsidi di Jatim. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Akmalul Azmi
PenulisAkmalul AzmiSarjana Ilmu Komunikasi Universitas Trunojoyo Madura (2017). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2019. Meliput berbagai topik, termasuk politik, hukum, sains, seni, budaya dan isu internasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia