Belum Dilantik, Kades Terpilih di Banyuanyar Probolinggo Meninggal, Ada Pilkades Ulang?
Ahmadi, Kades terpilih Desa Alassapi, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo, meninggal dunia pada Kamis (3/3/2022) pagi. Ia meninggal di RS Wonolangan Gending, Kabu ...

PROBOLINGGO – Ahmadi, Kades terpilih Desa Alassapi, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo, meninggal dunia pada Kamis (3/3/2022) pagi. Ia meninggal di RS Wonolangan Gending, Kabupaten setempat karena sakit.
Meski sudah menang, Ahmadi masih belum dilantik oleh Pemkab Probolinggo.
Pihak Bakesbangpol (Badan Kesatuan Bangsa dan Politik) Kabupaten Probolinggo, menegaskan bahwa tidak ada pelantikan dari pengganti Cakades yang meninggal dunia. Dan tidak ada Pilkades ulang. Desa Alassapi merupakan peserta Pilkades serentak di Kabupaten Probolinggo, yang diselenggarakan pada 17 Pebruari 2022 lalu.
“Nanti diangkat Pj Kades. Waktunya sampai Pilkades lagi. Namun, saya pikir gak akan lama, termasuk yang tiga desa ditunda itu. Mau dipercepat dan sekarang lagi proses pembahasan,” kata Kepala Bakesbangpol Kabupaten Probolinggo, Ugas Irwanto, kepada TIMES Indonesia.
Ugas menerangakan, berdasarkan Perda 9 tahun 2017 tentang desa, Cakades terpilih yang meninggal dunia, berhalangan tetap atau mengundurkan diri dengan alasan yang dapat dibenarkan sebelum pelantikan, Calon terpilih dinyatakan gugur, dan Bupati mengangkat Pegawai Negeri Sipil dari Pemerintah Daerah sebagai Penjabat Desa.
“Penjabat Kades sebagaimana dimaksud pada ayat (1) melaksanakan tugas dan wewenang Kepala Desa sampai dilantiknya Kepala Desa hasil pemilihan langsung serentak sesuai dengan peraturan perundang-undangan,” jelas Ugas Irwanto. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


