Advertisement
Peristiwa Daerah

Ngebut di Laut Pasir Bromo, Cewek Pasuruan Terpelanting

Naik motor trail di Laut Pasir Bromo memang menyenangkan. Tapi awas, tetap waspada dan hati-hati ya. Kalau tidak, bakal apes seperti yang dialami cewek asal Pasuruan ...

TIMES Indonesia,
Ngebut di Laut Pasir Bromo, Cewek Pasuruan Terpelanting
Korban terjatuh karena tidak mengetahui ada lubang aliran air di Laut Pasir Bromo. (FOTO: tangkapan layar)
A-AA+

PROBOLINGGO Naik motor trail di Laut Pasir Bromo memang menyenangkan. Tapi awas, tetap waspada dan hati-hati ya. Kalau tidak, bakal apes seperti yang dialami cewek asal Pasuruan, Jawa Timur. Saat tengah menarik gas motor untuk pembuatan video, justru terpelanting dan jatuh.

Akibatnya, si cewek mengalami cidera. Hingga harus dibawa ke puskesmas terdekat. Informasi yang diterima TIMES Indonesia, korban bernama Nulia Agnesya Rahma, gadis 20 tahun asal Ngembal, Pasuruan, Jawa Timur.

Advertisement

Jumat 11 Maret 2022, ia berwisata dengan sang pacar, di kawasan Gunung Bromo. Masuknya, lewat pintu Wonokitri Pasuruan. Di Laut Pasir, tepatnya jalur menuju bukit Teletubies, Nulia ingin dibuatkan video sedang mengendarai trail pada sang pacar.

Saat sedang berkendara, rupanya tidak sadar jika ada lubang besar aliran air, di area berpasir yang dilintasinya itu. Ia pun tidak bisa menguasai kendaraan dan jatuh terpelanting.

“Jadi motor ini digas, tidak menyadari kalau ada lubang jalan air. Memang di laut pasir ini, semua kelihatan datar saja. Padahal tidak. Sehingga begitu ada lobang, terjadilah laka tunggal itu,” kata relawan Sahabat Gunung, Gondo Andono.

Korban.jpg
Korban saat mendapat perawatan medis. (FOTO: FSG for TIMES Indonesia)

Laut pasir Bromo, dengan keindahan panorama sekitarnya, memang sangat menggoda. Terutama bagi para wisatawan pengendara motor trail. Untuk menarik gas kencang-kencang. Lantaran hamparan yang begitu luas, dan terlihat datar. Padahal tidak.

Advertisement

Beruntung cidera yang dialami Nulia tidak serius. Oleh warga dan relawan setempat, ia dilarikan ke puskesmas terdekat untuk mendapat perawatan medis. “Kondisi korban baik-baik saja, sudah bisa bicara. Tidak ada patah tulang, hanya memar di kepala,” imbuhnya.

Relawan Sahabat Gunung pun, kerap mengingatkan pada para pengendara motor. Baik motor biasa maupun trail. Untuk berhati-hati ketika melintas di laut pasir Bromo. Sebab ada fenomena fatamorgana. Dimana permukaan terlihat datar-datar saja. Padahal ada kontur tinggi rendah. Bagi pengendara yang tidak berpengalaman, kemungkinan kecelakaan bisa saja terjadi. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Ryan H
PenulisRyan HJurnalis yang meliput, peristiwa, politik, hukum, pemerintahan, seni, budaya, hingga isu-isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia