Jelang Ramadhan, Peternak Sapi dan Kambing di Pacitan Keluhkan Sepi Pembeli
Menjelang Ramadhan, sejumlah peternak sapi dan kambing di Pasar Pon Kabupaten Pacitan, Jawa Timur mengeluh karena sepi pembeli. ...

PACITAN – Menjelang Ramadhan, sejumlah peternak sapi dan kambing di Pasar Pon Kabupaten Pacitan, Jawa Timur mengeluh karena sepi pembeli.
Hal itu diungkapkan peternak sapi asal Kecamatan Tulakan, Bonandi (52) bahwa menjelang datangnya bulan puasa pembeli malah semakin menurun meski harganya tetap bagus.
"Untuk saat ini pembeli malah sepi. Kebanyakan para petani jika mendekati puasa kurang berminat untuk membeli sapi. Padahal harganya tetap bagus yakni masih Rp15 juta-Rp20 juta," katanya, Rabu (23/3/2022).
Bonandi menuturkan, selama 2 bulan terakhir tiap pasaran sapi dagangannya hanya mampu terjual 1 ekor. Sedangkan sekali pasaran dirinya membawa 5-7 ekor.
"Sekitar 2 bulan terakhir ini tiap pasaran hanya mampu terjual 1 ekor. Sebelumnya kalau bawa dagangan nyaris habis. Kalau begini terus omzet pasti menurun," terangnya.
Sementara itu, pedagang kambing asal Tegalombo, Hendro Utomo (41) mengaku kesulitan menjual kepada pembeli sejak akhir Februari lalu, bahkan rata-rata terjual kepada sesama tengkulak.

Hendro utomo menunggu kambing dagangannya yang tak kunjung dibeli pelanggan. (FOTO: Yusuf Arifai/TIMES Indonesia)
"Sejak akhir Februari lalu pembeli semakin menurun. Apalagi menjelang puasa susah. Hari ini saja sama sekali belum laku. 1 ekor kambing jawa Rp2.4 juta," jelasnya kepada TIMES Indonesia.
Selain itu, Hendro merasa khawatir jika ramadhan nanti harga kambing malah anjlok drastis. Sebagai antisipasi, dirinya harus memutar otak untuk lobi ke para petani dan pelanggan.
"Ya, memang ada kekhawatiran harga anjlok. Tinggal bagaimana pintar-pintar cara kita lobi ke desa-desa. Kalau jual hanya di pasar malah belum tentu laku banyak. Omzet penjualan saya selama seminggu hanya Rp1 juta," ucapnya di Pasar Pon, Desa Semanten, Kecamatan/Kabupaten Pacitan. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

