Advertisement
Peristiwa Daerah

Begini Suasana Hari Pertama Salat Tarawih di Masjid Agung Al-Imam Majalengka

Masjid Agung Al-Imam Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, menggelar shalat tarawih di hari pertama pada Sabtu (2/4/2022) malam. ...

TIMES Indonesia,
Begini Suasana Hari Pertama Salat Tarawih di Masjid Agung Al-Imam Majalengka
Warga masyarakat Majalengka tengah melaksanakan salat taraweh di Masjid Agung Al Iman Majalengka. (FOTO: Herik Diana/TIMES Indonesia)
A-AA+

MAJALENGKA Masjid Agung Al-Imam Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, menggelar shalat tarawih di hari pertama pada Sabtu (2/4/2022) malam.

Sebelum dimulai, Imam Masjid mengingatkan para jemaah shalat tarawih, bahwa jumlah rokaat yang akan digunakan yakni 23 rokaat.

Advertisement

Sementara shalat tarawih dimulai sekira pukul 19.30 WIB dan selesai pukul 20.25 WIB. Hari pertama shalat tarawih, barisan shaf shalat dalam Masjid Agung Al-Imam Majalengka ini, belum terisi penuh.

Bahkan, bagian tengah‎ masjid masih kosong. Sementara shaf wanita terlihat penuh di bagian belakang. Namun, dari pantauan TIMES Indonesia di Masjid Agung Al-Imam Majalengka, gelaran shalat tarawih yang menggunakan 23 rokaat ini, tak semua makmum mengikutinya. 

Sebagian mulai meninggalkan masjid ketika memasuki rakaat ke delapan. Hal itu dikarenakan mereka ingin menunaikan shalat tarawih yang 11 rokaat saja.

Ketua DKM Masjid Agung Al-Imam Majalengka, Abdul Gani mengatakan, sesuai keputusan pemerintah, hari pertama puasa bulan Ramadan tahun 1443 Hijriah atau 2022 Masehi, jatuh pada 3 April. 

Masjid-Agung-Al-Iman-Majalengka-b.jpg

"Ini shalat tarawih hari pertama, Alhamdulillah semua lancar dan tetap memakai masker," ujarnya, saat berbincang usai shalat tarawih, pada Sabtu (2/4/2022).

Abdul Gani menambahkan, selama satu bulan ke depan, Masjid Agung Al-Imam Majalengka padat dengan berbagai kegiatan, termasuk takjil gratis setiap hari. 

"Takjil disiapkan gratis setiap hari. Biasanya akan ramai pada malam peringatan nuzulul Quran dan banyak yang itikaf pada 10 malam sebelum lebaran," ucapnya.

Soal ada makmum yang mulai meninggalkan shalat tarawih pada rakaat ke-8, karena ingin menunaikan 11 rakaat saja, Abdul Gani menjelaskan, hal itu tidak jadi persoalan. "‎Tidak jadi persoalan, yang salah itu yang tidak tarawih," ujarnya sambil tersenyum. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Jaja Sumarja
PenulisJaja SumarjaSMA. Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2019. Meliput berbagai topik, termasuk politik, hukum dan kriminal, pemerintahan, pendidikan, seni, budaya serta isu lainnya
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia