Advertisement
Peristiwa Daerah

Kantor Kemenag Maksimalkan Persiapan Keberangkatan JCH Indramayu

Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Indramayu Jawa Barat terus maksimalkan persiapan jelang keberangkatan jemaah calon haji Indramayu (JCH Indramayu) ibadah haji ke ta ...

TIMES Indonesia,
Kantor Kemenag Maksimalkan Persiapan Keberangkatan JCH Indramayu
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Indramayu Hanif Hanafi. (Foto: Selamet Hidayat/TIMES Indonesia)
A-AA+

INDRAMAYU Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Indramayu Jawa Barat terus maksimalkan persiapan jelang keberangkatan jemaah calon haji Indramayu (JCH Indramayu) ibadah haji ke tanah suci Mekah, Arab Saudi tahun 2022.

Hal tersebut disampaikan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Indramayu Hanif Hanafi di kantornya, Rabu (18/5/2022) 

Advertisement

Menurut Hanif, persiapan keberangkatan JCH Indramayu sudah mencapai 80 persen, baik administratif terkait paspor maupun verifikasi setor lunas. Tahun ini total jemaah haji dari Indramayu sebanyak 817 orang.

"Insya Allah yang kurang (setor lunas, red) kita konfirmasi karena itu kewajiban dari kami agar jemaah tidak terlewat atau tidak dilunasi," ujar Hanif.

Lebih lanjut, terkait keberangkatan JCH Indramayu tinggal menunggu proses tindak lanjut dari kementerian ke wilayah. Mengenai titik keberangkatan, pihaknya memiliki ada dua opsi yakni di gedung Puspihat dan Pendopo Kabupaten Indramayu.

"Semoga tahun ini bisa berangkat dan lancar apalagi kita tahu sudah tertunda selama 2 tahun lantaran Covid 19," ujar Hanif. 

Untuk proses pemberangkatan, Kemenag mewajibkan JCH Indramayu untuk vaksin ketiga atau booster sesuai dengan permintaan dari Pemerintah Arab Saudi. Hal itu juga telah dikoordinasikan dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu agar para JCH Indramayu menaati Protokol Kesehatan yang diterapkan oleh Pemerintah Arab Saudi.

Advertisement

Di tempat yang sama, Wahyudin selaku Kasi Penyelengara Haji Dan Umroh menambahkan, aturan tambahan yakni batasan usia untuk keberangkatan JCH Indramayu adalah 65 tahun atau kelahiran tanggal 30 Juni 1957. Kebijakan tersebut buka daru Pemerintah Indonesia melainkan kebijakan Pemerintah Arab Saudi.

"Jangan sampai salah persepsi, itu aturan dari Pemerintah Arab Saudi," ujar Wahyudin.

Ia berharap, pelaksanaan ibadah haji tahun ini dapat berjalan sesaui harapan sebagai barometer keberhasilan haji di tahun 2023. Ia juga berharap besaran kuota haji kembali normal seperti sebelumnya yaitu sebanyak 1.872 JCH Indramayu. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

N
PenulisNurhidayat Penulis TIMES Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia