Sampah Batok Kelapa Menggunung, DLH Kota Probolinggo: Pemilik Lahan Sulit Ditemui
Dinas Lingkungan Hidup Kota Probolinggo (DLH Kota Probolinggo), tak dapat mengangkut sampah batok kelapa yang menggunung di lahan milik warga, di Jalan Gus Dur, Kelurahan ...

PROBOLINGGO – Dinas Lingkungan Hidup Kota Probolinggo (DLH Kota Probolinggo), tak dapat mengangkut sampah batok kelapa yang menggunung di lahan milik warga, di Jalan Gus Dur, Kelurahan Ketapang, kota setempat.
"Pemilik lahan masih sulit untuk ditemui. Kami nggak berani ngangkut. Apalagi kan itu lahan pribadi, iya kalau itu memang tumpukan sampah yang sengaja dibuang. Jika bukan, Bagaimana?" tutur Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kota Probolinggo, Rachmadeta Antariksa, Jumat (20/5/2022).
Bahkan kata dia, ketika pemilik lahan didatangi di kediamannya, di Kelurahan Ketapang, yang bersangkutan masih tidak ada di tempat.
Memang, dengan adanya tumpukan sampah di tepi jalan tersebut, sangatlah mengganggu dan banyak dikeluhkan warga sekitar maupun masyarakat yang hanya sekedar melintas, karena bau busuk yang menyengat dan bahkan meluber ke jalan.
"Sebelumnya, pada hari kamis kemarin kami sudah berencana akan mengangkut sampah yang menggunung tersebut ke TPA. Bahkan, rencananya akan dieksekusi bersama warga, tapi ya itu tadi kendala kami," tambahnya.

Padahal di atas dan di sekitar gunungan sampah yang berada di lahan pribadi milik Sudaryono tersebut, didapati tulisan dilarang membuang sampah atau batok kelapa di sini.
Yudhi, warga sekitar mengungkapkan, jika tumpukan sampah itu awalnya ada seperti mobil pikap berwarna hitam itu membuang batok kelapanya di situ ketika malam hari.
"Barulah kemudian disusul oleh orang orang lain yang ikutan buang sampah disitu, makanya sampai ditulisi dilarang buang sampah disini," ujar yudhi.
Hingga kini, sampah batok kelapa yang menggunung tersebut mencapai tinggi satu setengah meter sepanjang 30 meter lebih, dimana sampah tersebut belum diangkut oleh pihak DLH.(*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


