Pemkab Kendal Beri Pengobatan Gratis ke Warga Terdampak Banjir Rob
Pemkab Kendal, Jawa Tengah melalui Puskesmas 2 Kendal, berikan pengobatan gratis kepada warga Kendal yang terdampak bencana banjir rob. Pelayanan kesehatan itu dipusatka ...

KENDAL – Pemkab Kendal, Jawa Tengah melalui Puskesmas 2 Kendal, berikan pengobatan gratis kepada warga Kendal yang terdampak bencana banjir rob. Pelayanan kesehatan itu dipusatkan di TPQ Al Irsyad Karangsari Kendal, Jumat (27/5/2022).
Kepala Tata Usaha Puskesmas 1 Kendal, Nur Khuroeriyah mengatakan, dampak bencan banjir rob yang melanda di beberapa wilayah Kendal selama berhari- hari, mengakibatkan beberapa warga yang menjadi korban mengalami gatal- gatal pada kulitnya.
Untuk itu, pihaknya hadir untuk memberikan pengobatan gratis kepada para korban bencana rob tersebut. Petugas kesehatan dari Puskesmas 2 Kendal juga melakukan jemput bola kepada para lansia yang menajadi korban bencana banjir rob.

"Kondisi banjir rob di Kendal, paling terparah itu ada di wilayah Kelurahan Karangsari Kendal. Banyak dari warga Karangsari mulai mengalami penyakit kulit (gatal- gatal), sakit kepala, pegal-pegal, sakit mata merah dan banyak juga yang mengalami penyakit kutu air di kaki," kata Khuroeriyah.
Para petugas medis dari Puskesmas, lanjut Khuroeriyah, harus mengenakan sepatu boat saat akan melakukan jemput bola atau mendatangi rumah warga yang terdampak banjir rob untuk memberikan pelayanan kesehatan secara gratis.
Sejak air rob merendam tempat tinggal mereka pada hari Senin 23 Mei 2022 lalu, lanjut Khuroeriyah, hingga saat ini kondisi air rob di Karangsari itu masih juga merendami jalan- jalan yang ada di Karangsari tersebut. Hingga saat ini, masih banyak warga di Karangsari yang masih memilih untuk tetap bertahan di rumahnya masing-masing.
"Banyak warga yang mengeluh terjangkit penyakit gatal- gatal di kaki dan ada juga yang mengeluh pegel-pegel karena habis bersih- bersih rumah (ngepel ) setiap harinya," ujarnya.
Pihaknya, kata Khuroeriyah, belum bisa memastikan sampai kapan pelayanan pengobatan gratis ini akan berlangsung. "Kita belum tau batas pelayanan gratis ini akan berlangsung, tergantung kondisi rob," tandasnya.
Yang pasti, tegas Khuroeriyah, posko kesehatan sementara dijadwal hari ini. "Tinggal nanti kita melihat lihat keadaan untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi warga yang terdampak rob dan kita akan menyiapkan obat-obatan seperti antibodi, salep, antibiotik, obat batuk, serta obat mata," ungkapnya.
Sementara itu, salah seorang warga yang terdampak rob, Siti Aisyiah (30) mengaku mulai terkena kutu air di kakinya itu sejak lima hari terkahir ini. Karena dirinya merasa kesulitan untuk datang ke pos pelayanan kesehatan tersebut, dirinya tidak mengikuti pelayanan kesehatan gratis yang disediakan oleh Pemkab Kendal.
Alhasil, petugas mendatangi kediaman Siti Aisyah yang sampai saat ini masih terendam air rob itu. "Yang saya rasakan akibat rob ini ya gatel-gatel di kaki dan di sela- sela jari kaki saya itu berair dan hawanya dingin karena lantai rumah banyak air," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Bahari Karangsari, Imam Purwanto mengatakan bahwa, dengan adanya pelayanan kesehatan secara door to door itu, banyak warga yang merasa sangat terbantu untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.
"Kita banyak mendapat keluhan warga. Jadi kami berinisiatif melaporkan ke Pak Lurah kemudian diteruskan ke Puskesmas. Alhamdulillah banyak warga yang merasakan manfaat pelayanan kesehatan gratis ini," pungkas Imam terkait layanan Pemkab Kendal kepada warga Kendal yang terdampak banjir rob. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

