Peristiwa Daerah

Ikatan Psikologi Klinis Bengkulu Gelar Diskusi Kesehatan Mental dan Jiwa

Rabu, 20 Juli 2022 - 10:46 | 50.81k
Suasana diskusi publik bertema Menilik Peran Psikolog Klinis Dalam Berbagai Setting Pelayanan yang digelar IPK Bengkulu. (FOTO: Surya for TIMES Indonesia)
Suasana diskusi publik bertema Menilik Peran Psikolog Klinis Dalam Berbagai Setting Pelayanan yang digelar IPK Bengkulu. (FOTO: Surya for TIMES Indonesia)
Kecil Besar

TIMESINDONESIA, BENGKULUIkatan Psikologi Klinis Indonesia Wilayah Bengkulu atau IPK Indonesia Wilayah Bengkulu ternyata menaruh perhatian serius terhadap kesehatan mental dan jiwa masyarakat. Nah, sebagai wujud kepedulian terhadap kesehatan mental dan jiwa, IPK Indonesia Wilayah Bengkulu menyelenggarakan diskusi publik bertema Menilik Peran Psikolog Klinis Dalam Berbagai Setting Pelayanan. Acara yang diselenggarakan secara daring tersebut diikuti puluhan psikolog, mahasiswa, dan pegiat ilmu psikologi.

Ketua Ikatan Psikologi Klinis Indonesia Wilayah Bengkulu Wendri Surya Pratama, M.Psi., Psikolog mengatakan, seminar tersebut merupakan bagian dari upaya IPK Indonesia Wilayah Bengkulu dalam rangka menyukseskan gerakan untuk meningkatkan kesehatan mental masyarakat Indonesia. Sebab, kesehatan jiwa bukan hanya untuk orang yang mengalami gangguan jiwa saja. Namun, juga perlu ada tindakan preventif untuk meningkatkan kesehatan Indonesia.

Advertisement

diskusi-publik-2.jpg

“Selama ini sudah banyak sosialisasi namun perlu adanya latihan lebih lanjut. Misal, praktik dengan pasien gangguan jiwa,” terang Wendri Surya Pratama, M.Psi., Psikolog kepada TIMES Indonesia, Rabu (20/7/2022).

Ia berharap, gerakan ini dapat dilakukan lebih massif. Selain itu, IPK Indonesia Wilayah Bengkulu membuka diri menjalin berkolaborasi dengan berbagai instansi untuk memberikan pelatihan kepada para tenaga kesehatan.

diskusi-publik-3.jpg

“Berbagai instansi tentu membutuhkan Psikolog Klinis dalam upaya meningkatkan kesehatan mental. Misalnya, pendampingan kekerasan korban pelecehan seksual, individu dengan ketergantungan zat adiksi dan psikotropika, pelayanan dinas kesehatan, sekolah dan universitas,” paparnya tentang Diskusi Kesehatan Mental dan Jiwa yang diselenggarakan Ikatan Psikologi Klinis Indonesia Wilayah Bengkulu. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES