Advertisement
Peristiwa Daerah

Ratusan Bonsai dari Berbagai Penjuru Dipamerkan di Ponorogo

Pameran bonsai berkelas Nasional dalam rangka perayaan Grebeg Suro dan Hari Jadi Ponorogo ke 526 di halaman Pendopo Kabupaten Ponorogo Selasa (26/7/2022) malam dibuka. .. ...

TIMES Indonesia,
Ratusan Bonsai dari Berbagai Penjuru Dipamerkan di Ponorogo
Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko membuka pameran bonsai Nasional dalam rangka Grebeg Suro dan Hari Jadi Ponorogo ke 526. (Foto: Marhaban/TIMES Indonesia)
A-AA+

PONOROGO Pameran bonsai berkelas Nasional dalam rangka perayaan Grebeg Suro dan Hari Jadi Ponorogo ke 526 di halaman Pendopo Kabupaten Ponorogo Selasa (26/7/2022) malam dibuka.

Pameran yang diikuti  572 tanaman bonsai dari berbagai penjuru daerah di Indonesia itu dibuka Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko.

Advertisement

Pada kesempatan tersebut Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko menyampaikan, pameran ini dapat mengenalkan dan menguatkan bonsai sebagai seni, hobi dan alternatif profesi yang jika ditekuni akan memberikan hasil luar biasa. 

Pameran juga dapat dijadikan sebagai ajang promosi sekaligus edukasi tentang bonsai.

Ponorogo, menurut Bupati Sugiri Sancoko mempunyai alam, hutan, gunung dan tekstur tanah berkapur yang dominan untuk penggemar bonsai. 

"Kondisi ini memiliki potensi kekayaan hayati yang dibutuhkan penggemar bonsai," ujarnya.

Bupati-Ponorogo-Bonsai-2.jpg

Meski demikian pihaknya menekankan, penggemar bonsai tentunya wajib memiliki rasa cinta terhadap alam dan lingkungan, sehingga mereka tidak merusak alam dengan dalih menggeluti seni bonsai. Karena itu, perlu edukasi guna mencegah praktik-praktik yang merugikan alam.

"Ponorogo masih butuh perhatian kita semua agar tetap hijau lestari," pesan Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko.

Sementara itu, ketua panitia pameran Kadarusmanto mengatakan, seni bonsai dapat menggerakkan ekonomi kerakyatan, terutama dari sisi usaha bakal bonsai.

"Bakalan bonsai itu pergerakan ekonominya lebih cepat karena selalu ada yang membutuhkan," katanya.

"Pameran ini dapat mengenalkan dan menguatkan bonsai sebagai seni, hobi dan alternatif profesi yang jika ditekuni akan memberikan hasil luar biasa," lanjutnya.

Pihaknya juga berupaya mendorong agar penggemar bonsai dapat membuat sendiri bakal bonsai. Yakni dengan cara stek atau cangkok.

"Apabila penggemar bonsai mengambil bakalan dari alam, mereka diminta untuk menanam tanaman pengganti sebagai upaya penghijauan," ujarnya dalam pameran bonsai berkelas nasional ini. (*) 

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

M. Marhaban
PenulisM. MarhabanSekolah Tinggi Publisistik (STP) Jakarta, KLW PWI Jawa Timur 1999. Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2019, meliput berbagai topik, termasuk Politik, Hukum, Olahraga, Budaya, dan Pemerintahan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia