Harga Telur Ayam Selangit, Peternak Jombang Full Senyum

TIMESINDONESIA, JOMBANG – Harga telur ayam di Indonesia semakin meroket termasuk di Kabupaten Jombang. Hal ini membuat para peternak ayam petelur semakin full senyum.
Satu peternak Jombang yang merasa bahagia akibat naiknya harga telur yaitu Muhammad Sutrisno (34). Ia mengaku mengalami kenaikan omzet hingga 30 persen setiap harinya.
Advertisement
"Tentu bagi kami seorang peternak dengan kenaikan harga telur ini merasa sangat senang. Perhari keuntungan meningkat hingga 30 persen," kata Sutrisno kepada TIMES Indonesia, Kamis (25/8/2022).
Pria yang tinggal di Dusun Sumberjo, Desa Glagahan, Kecamatan Perak menerangkan, jika salah satu penyebab naiknya harga telur disebabkan harga pakan ternak tinggi juga. Kini harga telur ayam ditingkat peternak mencapai Rp27 ribu dari harga normal Rp24 ribu per kilogramnya. Dalam satu hari kandang yang ia kelola mampu memproduksi hingga 1-5 kuintal telur ayam.
Muhammad Sutrisno Peternak Telur Ayam Jombang yang kebanjiran rezeki berkah harga telur naik. (FOTO: Rohmadi/TIMES Indonesia)
"Kalau di pasaran biasanya ngambil untung 1-3 ribu," jelasnya.
Kendati demikian, peternak juga merasakan dampak negatif. Akibat naiknya harga telur ayam pasokan telur menumpuk di gudang. Sutrisno juga berharap agar harga telur ayam kembali normal sehingga roda ekonomi tidak tersendat.
"Kalau saya pemasaran tidak terkendala karena sudah punya pasar sendiri. Namun, banyak temen yang curhat kesulitan mencari pembeli," ungkapnya.
Harga Telur Ayam di Pasar Tradisional Jombang Tembus Rp29 Ribu
Sementara itu, harga telur ayam di pasar tradisional peterongan, Kabupaten Jombang, Jawa Timur sudah mencapai Rp29 ribu per kilogramnya.
Seorang karyawan tengah memanen telur ayam. (FOTO: Rohmadi/TIMES Indonesia)
"Sejak dua minggu lalu naik terus, sekarang sudah Rp29. 500,- per kilogramnya," kata Heru salah satu penjual telur ayam di Pasar Peterongan.
Pihaknya berharap harga telur ayam kembali normal. Sebab, menurutnya telur ayam merupakan kebutuhan pokok yang sering dikomsumsi masyarakat. "Semoga harga kembali normal. Sebab, akhir-akhir ini pembeli juga mengeluh karena harga telur ayam tinggi," harapnya. (*)
**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.
Editor | : Wahyu Nurdiyanto |
Publisher | : Sholihin Nur |