Ada Gang Unik di Kota Bandung, Dinamai Merek Kendaraan Terkenal

TIMESINDONESIA, BANDUNG – Banyak sekali keunikan dan kreativitas yang bisa ditemui di Kota Bandung. Salah satunya bisa kita temui di pemukiman di daerah Sukabumi Dalam, Kelurahan Kacapiring, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung. Di daerah ini, setiap jalan kecil atau gang-gang dinamai dengan merek kendaraan terkenal. Apa saja nama gang unik di Kota Bandung ini?
Nandang Syaripudin selaku ketua RW 6 jalan Sukabumi Dalam, Kelurahan Kacapiring mengatakan, terdapat 14 gang di pemukiman ini yang dinamai merek kendaraan terkenal, yaitu mobil dan motor dari berbagai negara. Nama-nama gang unik di Kota Bandung ini antara lain gang Honda, Harley, Lambretta, Mercy, Yamaha, Suzuki, Kawasaki, Panzer dan lainnya.
Advertisement
“Tercatat 14 gang dengan nama-nama merek kendaraan terkenal di Sukabumi Dalam Kelurahan Kacapiring, Kecamatan Batununggal Kota Bandung ini. Seperti Fiat, Impala, Holden. Morris, Opel, Daihatsu, dan lain sebagainya,” ujar pria berusia 56 tahun ini menjelaskan nama gang unik di Kota Bandung.
Penamaan gang unik di Kota Bandung dengan beragam merek kendaraan terkenal itu, menurut Nandang, tercetus sekitar tahun 1980-an oleh beberapa tokoh masyarakat jalan Sukabumi Dalam pada saat itu.
“Pencetusnya itu para tokoh kami yaitu pak Toha, pak Ita, Sugiono, dan Haji Gunawan,” terang ketua RW 06 Sukabumi Dalam, Kelurahan Kacapiring, Bandung terkait awal penamaan gang unik di Kota Bandung.
Secara detail dirinya pun tidak mengetahui awal mula nama gang di daerahnya menjadi nama merek kendaraan terkenal. Namun, kata dia, dulunya memang terdapat beberapa bengkel mobil terkenal dan garasi bus DAMRI.
Seorang warga sedang berjalan di gang Honda Kelurahan Kacapiring, Bandung. (Foto: Megha Nugraha/TIMES Indonesia)
“Secara persisnya saya juga tidak tahu kenapa diberi nama-nama merek kendaraan tek. Yang jelas pada waktu itu memang ada bengkel mobil terkenal. Bengkel mobil mercy, bahkan dibelakang gedung DPRD itu ada garasi DAMRI. Sekarang gedung PKK,” ungkapnya saat ditemui TIMES Indonesia di kediamannya di Gang Harley, Jalan Sukabumi Dalam Kelurahan Kacapiring, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung.
Ia juga mengaku tidak mengetahui secara pasti hubungannya antara keberadaan bengkel mercy itu dengan nama-nama gang di wilayahnya.
“Entah terinspirasi dari sana atau gimana saya juga tidak tahu. Yang jelas para tokoh-tokoh kami yang memberi nama kendaraan itu,” papar Nandang pada Jumat (16/9/22).
Menurut dia, pemberian nama gang dengan merek-merek kendaraan terkenal memudahkan orang-orang untuk mengingat karena keunikannya.
Nandang dan masyarakat Sukabumi Dalam juga jadi merasa lebih bangga dan senang. Pasalnya, nama merek kendaraan terkenal itu bisa tercantum di dalam Kartu Tanda Pengenal (KTP) dan alamat rumahnya.
“Saya juga merasa bangga tinggal disini dengan nama-nama kendaraan. Warga sekitar pun sangat mendukung. Warga malah senang sekali di kartu tanda penduduknya tercatat nama-nama kendaraan. Masyarakat jadi lebih senang di alamatnya ada merek kendaraan,” ucap Nandang yang kebetulan tengah berulang tahun.
Sembari bercanda Nandang mengatakan, kalau saja salah satu pemilik merek kendaraan mendatangi kampungnya, maka mereka seharusnya berterima kasih. Lantaran nama merek kendaraannya beriklan gratis secara tidak langsung.
“Siapa tahu kelak kita dapat royalti,” candanya.
Namun, lanjutnya, asih ada satu merek kendaraan yang belum tercantum di pemukimannya. Ia juga berencana akan menambah satu nama gang lagi dengan merek kendaraan di Sukabumi Dalam 2.
“Justru merek Toyota yang sudah terkenal malah tak ada. Maka dari itu, saya berencana menambah nama gang Toyota di daerah Sukabumi Dalam 2,” ungkapnya
Akan tetapi, jelasnya, untuk mengubah nama gang atau jalan tentunya harus dilakukan musyawarah dulu dengan warga sekitar. Selain itu juga harus melalui prosedur dan administrasi ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandung.
“Yang jelas dengan mengubah atau menambah nama gang harus ditanyakan dulu ke pihak terkait,” pungkas Nandang yang tinggal di salah satu gang unik di Kota Bandung, yaitu Gg. Harley Jalan Sukabumi Dalam, Kelurahan Kacapiring, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung. (*)
**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.
Editor | : Deasy Mayasari |
Publisher | : Lucky Setyo Hendrawan |