Upacara 17 Bulan Berjalan Sambil Promosi Wisata Ala Pemkab Pulau Morotai
Pemkab Pulau Morotai melalui Kantor Kecamatan Morotai Selatan gelar upacara 17 bulan berjalan tidak seperti biasanya. ... ...

PULAU MOROTAI – Pemkab Pulau Morotai melalui Kantor Kecamatan Morotai Selatan gelar upacara 17 bulan berjalan tidak seperti biasanya.
Upacara yang biasanya berlangsung di halaman kantor, kali ini digelar di objek wisata pulau Dodola, upacara sambil berwisata.
Bertindak sebagai inspektur upacara (Irup) Danramil 1508-05 Daruba, Mayor Infanteri I Putu Artanajaya dan Kades Kolorai Zulfikar Lajame selaku Komandan Upacara (Danup), Senin (19/9/2022) pukul 09.30 WIT.
Upacara dihadiri kurang lebih 200 orang tamu undangan, di antaranya Kapolsek Morotai Selatan, AKP Aris AB, Camat Morotai Selatan, Nurhayati Taher, Kepala Desa dan Perangkat se-Kecamatan Morotai Selatan, Ketua BPD dan Perangkat se-Kecamatan Morotai Selatan dan ibu-ibu PKK se-Kecamatan Morotai Selatan sukses dilaksanakan.
Inspektur upacara Danramil 1508-05 Daruba, Mayor Infanteri I Putu Artanajaya dalam amanatnya mengatakan, bahwa upacara yang di selenggarakan saat ini mempunyai tujuan agar kita khususnya sebagai aparatur sipil negara baik TNI polri maupun pegawai negeri sipil diwajibkan setiap bulan satu kali melaksanakan upacara.
"Tujuannya, agar kita kembali mengingat perjuangan para pendahulu kita yang telah berusaha mengorbankan jiwa raganya untuk memperoleh kemerdekaan serta mempersatukan suku bangsa di negara kesatuan republik Indonesia," katanya.

Oleh karena itu, sebagai generasi penerus dari Sabang sampai Merauke kita diingatkan tentang wawasan kebangsaan, bahwa perjuangan kemerdekaan yang kita peroleh ini bukan pemberian atau hadiah semata dari bangsa lain.
"Tetapi ini diperoleh dari hasil perjuangan para pahlawan dan tokoh bangsa yang telah berjuang. Tugas kita tetap pertahankan kemerdekaan ini, sehingga NKRI bukan hanya sekedar slogan tetapi NKRI benar benar menjadi milik bersama, menjadi tulang punggung kita dalam berbangsa dan bernegara," tegasnya.
Ia mengatakan, oleh karena itu kita diingatkan setiap tanggal 17 bulan berjalan diwajibkan menghormati Bendera Merah Putih sebagai salah satu lambang kebanggaan kita yang dilambangkan dengan dua warna yaitu merah dan putih.
Menurutnya, Pemkab Pulau Morotai sudah punya inisiatif tetapkan setiap tanggal 17 bulan berjalan laksanakan upacara bendera agar kita sebagai aparatur negara atau sebagai Fokopimcam tetap solid untuk mengkoordinir kegiatan-kegiatan di desa yang tentunya didukung oleh para Kades dan Ketua BPD bahkan tokoh-tokoh masyarakat yang ada di desa.

"Harapannya para Kepala Desa, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda terus menyuarakan arti dan makna daripada upacara tujuh belasan ini. Sehingga generasi muda pun memahami, jangan biarkan mereka tidak punya pemahaman dan tidak punya pengetahuan tentang tujuh belasan ini. Selain itu, momen ini juga merupakan ajang silaturahmi kita," tuturnya.
Diketahui, upacara di tempat wisata merupakan bentuk inovasi dari Pemerintah Kecamatam Morotai Selatan. Selain mengingatkan kembali jasa para pejuang, juga secara tidak langsung telah mempromosikan objek wisata dan bulan berikutnya rencana upacara 17 bulan berjalan dilaksanakan di objek wisata air terjun Kokota Desa Nakamura. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


