Kapolri Copot Kapolres Malang Buntut Tragedi Stadion Kanjuruhan, Ulama Muda Tapal Kuda: Langkah Tegas
Buntut tragedi Stadion Kanjuruhan Malang usai laga Arema Vs Persebaya pada 1 Oktober 2022. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, mencopot Kapolres Kabupaten Malang, AKB ...

BONDOWOSO – Buntut tragedi Stadion Kanjuruhan Malang usai laga Arema Vs Persebaya pada 1 Oktober 2022. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, mencopot Kapolres Kabupaten Malang, AKBP Ferli Hidayat.
Tak hanya Kapolres Malang, sebanyak 9 Anggota Polri lainnya dinonaktifkan buntut dari kerusuhan yang menewaskan sebanyak 125 Suporter dan dua diantaranya Anggota Polri tersebut.
Tindakan tegas Kapolri mendapatkan apresiasi dari sejumlah pihak. Baik dari masyarakat umum, tokoh agama hingga ulama.
Salah satunya disampaikan oleh Ketua Ulama Muda Tapal Kuda Jawa Timur, KH Nawawi Maksum.
Menurutnya, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, sudah sangat cepat dalam mengambil tindakan di internal Polri sendiri dalam menyikapi Tragedi Kanjuruhan Malang, Jawa Timur tersebut.
"Itu artinya Polri di bawah Pimpinan Jenderal Listyo Sigit Prabowo, betul-betul sangat tegas kepada anggota yang dinilai tidak disiplin," kata dia, Selasa (4/10/2022).
Menurutnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit cepat dan tepat dalam mengambil keputusan. Terutama jika ada kaitannya dengan institusi yang dipimpinnya.
"Ini upaya Kapolri dalam mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap institusi yang dipimpinnya," kata dia.
Pengasuh Pondok Pesantren Nurut Taqwa Kecamatan Cermee Bondowoso ini berharap, penanganan terhadap tragedi Kanjuruhan Malang segera rampung.
"Semua berduka. Karena ini menjadi tragedi kemanusiaan yang tidak hanya nasional. Tapi tragedi internasional," kata dia.
Menurutnya, pasca Tragedi Kanjuruhan, seluruh pihak termasuk Kepolisian Republik Indonesia sudah bekerja dengan baik.
"Semuanya sudah bekerja. Semoga segera menemukan titik terang terkait fakta kerusuhan di Malang," jelas dia
Pihaknya berharap, tragedi berdarah di Stadion Kanjuruhan Malang ini menjadi yang terakhir kali. "Semoga tidak terulang lagi, dan semoga keluarga korban diberikan kesabaran," harapnya.
Pihaknya juga percaya bahwa Kadiv Propam yakni Irjen Syahardiantono bisa menuntaskan di Balik tragedi kemanusiaan di Stadion Kanjuruhan Malang ini. "Semoga semuanya akan terungkap kebenarannya," kata dia.
Diberitakan sebelumnya, AKBP Ferli Hidayat dicopot dari jabatannya sebagai Kapolres Malang dan langsung diganti dengan AKBP Putu Kholis Aryana yang sebelumnya menjabat Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok. Ini buntut dari Tragedi Stadion Kanjuruhan Malang.
Sedangkan AKBP Ferli Hidayat dimutasikan sebagai Pamen SSDM Polri. Hal itu diungkapkan oleh Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo melalui rilisnya di Polres Malang, Senin, (3/10/2022) malam.
Adapun sejumlah anggota Polri yang yang dicopot dan dinonaktifkan diantaranya sebagai berikut.
1.Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat
2.Komandan Batalyon (Dayon) AKBP Agus Waluyo
3.Komandan Kompi (Danki) AKP Hasdarman
4.Komandan Peleton (Danton) Aiptu Solikin
5.Komandan Peleton Aiptu (Danton) M Syamsul
6.Komandan Peleton Aiptu (Danton) Ari Dwiyanto
7.Komandan Kompi (Danki) AKP Untung Sudjadi
8.Komandan Peleton (Danton) AKP Danang Sasongko
9.Komandan Peleton (Danton) AKP Nanang
10.Komandan Peleton (Danton) Aiptu Budi Purnanto
Sebagaimana diketahui, Tragedi Kanjuruhan Malang, usai laga Arema Vs Persebaya menyisakan duka bagi dunia. Tidak hanya keluarga korban tetapi juga seluruh lapisan masyarakat di seluruh dunia.
Sebab tragedi Stadion Kanjuruhan Malang menjadi kerusuhan terbesar dengan korban terbanyak kedua di dunia. Oleh karena itu Kepolisian menindak tegas termasuk anggotanya dinilai lalai. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


