Peristiwa Daerah

Bupati Majalengka Ungkapkan Dirinya Terima Dua Kegembiraan

Rabu, 05 Oktober 2022 - 15:56 | 17.43k
Bupati Majalengka Ungkapkan Dirinya Terima Dua Kegembiraan
Bupati Majalengka, H Karena Sobahi. (FOTO: Jaja Sumarja/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MAJALENGKABupati Majalengka, H Karna Sobahi saat ini tengah diselimuti dua kegembiraan dan kebanggaan yang susah dilukiskan dengan kata-kata.

Hal Itu sudah dirasakannya sejak Selasa 4 Oktober 2022 siang, sewaktu putra keduanya, Irfan Nur Alam telah resmi menyandang gelar doktor. Lulus dengan predikat Cumlaude dari Universitas Jayabaya Jakarta. 

Kegembiraan lainnya, anak angkat yang juga keponakannya di wilayah lain, juga mengalami hal yang sama persis, yakni diangkat menjadi pejabat Kemenag di sebuah kota di wilayah Provinsi Jawa Barat. 

Kebahagiaan dan kegembiraan tersebut dirasakan karena tidak mudah untuk meraih gelar doktor. Terlebih, ketika berurusan untuk menyelesaikan karya ilmiah berbentuk analisa, disertasi khusus yang mengupas perihal memanfaatkan aset-aset pemerintah supaya lebih bermanfaat. 

Bupati-Majalengka-b.jpgBupati Majalengka, H Karena Sobahi beserta keluarga saat menghadiri sidang terbuka Promosi Doktor Program Ilmu Hukum, Irfan Nur Alam di Pasca Sarjana Universitas Jaya Baya Jakarta. (FOTO: Prokompim Setda Majalengka for TIMES Indonesia)

"Saya bahagia, saya merasa gembira. Jadi hari ini tuh, saya lagi ketiban dua kegembiraan. Yang pertama anak saya, Irfan, sudah memiliki gelar doktor. Yang kedua, keponakan saya anak didik saya, dia sekarang Kemenag di Cimahi," ungkapnya kepada TIMES Indonesia, saat diwawancara di pendopo, Rabu (5/10/2022). 

Bupati Majalengka menambahkan, strategi daerah dalam rangka memanfaatkan aset daerah, merupakan disertasi yang bisa diterapkan di wilayah kabupaten/kota manapun di Indonesia. 

‎"Para penguji disertasi Irfan Nur Alam itu sudah menyarankan agar disertasi tentang pemanfaatan aset daerah, dibukukan, untuk selanjutnya diserahkan ke Kementrian. Mengingat disertasi tersebut cukup membantu untuk mengatasi persoalan aset di setiap kabupaten/kota," ujarnya. 

Sebagai contoh, masih kata Bupati Majalengka, aset-aset di wilayah Pemkab Majalengka juga masih banyak yang terbengkalai. Kondisi ini dituangkan dalam analisa disertasi tersebut, sehingga hasil kajian analisa tersebut sangat bermanfaat untuk menjadi solusi di setiap daerah.

"Disertasi hasil analisa anak saya itu, bisa digunakan dan bisa diterapkan di wilayah lainnya. Ini yang membuat saya bangga. Sebagai ayahnya tentu saya gembira, sangat gembira. Saya mendidiknya," ujarnya.

Bupati Majalengka menjelaskan, soal pejabat atau siapapun yang menempuh jenjang doktor, memang tidak sembarang orang bisa menyelesaikannya secara maksimal. Kebanyakan yang mengejar doktor itu terputus atau terkendala dalam analisa disertasinya. 

Bupati-Majalengka-c.jpgWakil Bupati dan Sekda Majalengka saat menghadiri sidang terbuka Promosi Doktor Program Ilmu Hukum, Irfan Nur Alam di Pasca Sarjana Universitas Jaya Baya Jakarta. (FOTO: Prokompim Setda Majalengka for TIMES Indonesia)

"Oleh karenanya, saya merasa sangat bangga dengan anak saya Irfan itu. Kalau S2 atau S1 bolehlah itu bisa daring. Tetapi tidak bagi S3, untuk mengejar gelar doktor itu butuh keseriusan dan fokus yang matang. Apalagi, Irfan anak saya itu kemarin memaksakan diri, meski dalam keadaan sakit," ujarnya. 

‎Soal keseriusan Irfan untuk meraih gelar doktor, Bupati Majalengka mengetahui betul bagaimana sosok Irfan terus berjuang sendiri untuk menyelesaikan pendidikan gelar doktornya, sekaligus menyelesaikan analisa kajian disertasinya. 

"Saya melihat langsung bagaimana keseriusan anak saya, mengkaji, menganalisa, siang malam belajar dan menekuni bidangnya. Itu semua kan untuk sesuatu yang bisa dimanfaatkan dan bisa diterapkan. Suatu kebanggaan bagi orangtua manapun di dunia ini," ungkap Bupati Majalengka. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Ronny Wicaksono
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

KOPI TIMES