Peristiwa Daerah

BHS Pastikan Pasar Tradisional Wonokromo Segera Raih Predikat SNI

Jumat, 07 Oktober 2022 - 20:49 | 19.29k
BHS Pastikan Pasar Tradisional Wonokromo Segera Raih Predikat SNI
BHS saat berkeliling meninjau kios pedagang di Pasar Wonokromo, Jumat (7/10/2022).(Foto : Lely Yuana/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, SURABAYA – Anggota DPR RI periode 2014-2019 Bambang Haryo Soekartono (BHS) menilai Pasar Wonokromo layak berstatus sebagai pasar tradisional yang berstandar nasional Indonesia karena fasilitas dan tata pengelolaannya.

“Saya sudah berkeliling dan melihat langsung bahwa pasar ini layak SNI,” ujarnya usai meninjau Pasar Wonokromo di Surabaya, Jumat (7/10/2022).

Menurut dia, beberapa faktor untuk menunjukkan bahwa Pasar Wonokromo layak antara lain memiliki fasilitas antisipasi kebakaran berupa Alat Pemadam Kebakaran (APAR) yang terawat dengan baik, serta tempat penitipan anak.

Selain itu, ia melihat pasar yang relatif bersih, jarak antara stan satu dan stan lain cukup lebar, penerangan memadai, keberadaan CCTV sebagai kontrol, serta penggunaan transaksi digital semakin membuatnya optimistis raihan label SNI.

”Saya sudah komunikasi dengan pengelola, hanya kekurangan minor atau sedikit yang harus dipenuhi. Saya yakin dalam waktu dekat sudah beres semua,” ucap politikus senior Partai Gerindra tersebut.

BHS-di-Wonokromo-1.jpgBHS menyerahkan trophy dan uang tunai kepada pedagang di Pasar Wonokromo, Jumat (7/10/2022).(Foto : Lely Yuana/TIMES Indonesia)

“Jika Pasar Wonokromo sudah berlabel SNI maka menjadi pasar tradisional pertama di Surabaya yang meraihnya,” kata Bambang Haryo Soekartono menambahkan.

Bambang Haryo Soekartono berharap seluruh pasar di Surabaya segera berstandarisasi SNI. Antara lain layak dan memiliki sejumlah fasilitas umum pendukung. Seperti ruang tunggu bagi pengantar, ruang menyusui, dan toilet umum bersih.

"Sehingga kenyamanan selama di pasar yang tadi saya ada keluhan bahwa pasar ini sepi, itu bisa teratasi dengan baik karena pasti kalau pasarnya secara infrastruktur memenuhi syarat pasti akan lebih banyak lagi yang berbelanja ke pasar," ujar Bambang Haryo Soekartono.

Ia juga mengimbau agar ibu-ibu di Surabaya tidak berbelanja ke mall tapi ke pasar tradisional. Agar perputaran ekonomi terus berjalan dan pasar tradisional tetap hidup.

Di tempat yang sama, Kepala Cabang Surabaya Selatan PD Pasar Surya Masrul mengatakan beberapa waktu lalu telah dilakukan verifikasi oleh tim dari Kementerian Perdagangan RI dan diharapkan dalam waktu dekat sudah tercapai label SNI.

”Kami juga telah melakukan evaluasi dibantu mahasiswa magang dari ITS maupun Unair. Kekurangan hanya sekitar 5 persen, yaitu akses untuk disabilitas. Sebentar lagi kami lengkapi,” tuturnya.

Sementara itu, pada kesempatan tersebut Masrul bersama Kepala Pasar Wonokromo Farah Soraya mendampingi Bambang Haryo Soekartono berkeliling meninjau harga bahan pokok ke sejumlah stan pedagang. Ia memastikan harga-harga bahan pokok telah stabil.

Tak hanya berkeliling, BHS juga memberikan penghargaan kepada tiga pedagang terbaik berupa trophy serta uang tunai sebagai motivasi untuk menjaga pelayanan terbaik kepada konsumen.

Pemilik stan Khosim penjual camilan dan oleh-oleh mendapat penghargaan predikat terbaik pertama, lalu kedua adalah Nasipah (penjual sembako dan bumbu), serta Fauzan (pedagang daging ayam) sebagai terbaik ketiga.

Nasipah mengaku senang dengan kehadiran BHS. Ia juga tak menyangka menerima apresiasi tersebut.

"Terima kasih Bapak BHS, kami makin semangat. Semoga penghargaan seperti ini terus ada," ucap Nasipah. pedagang di Pasar Wonokromo. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Irfan Anshori
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

KOPI TIMES