Wabup Malang: Lahan Gundul Jadi Penyebab Banjir Malang Selatan
Wabup Malang Didik Gatot Subroto menyebutkan penyebab banjir Kabupaten Malang Selatan adalah lahan Gundul yang ada di perbukitan. Hal ini dikatakan Didik usai Paripurna ...

MALANG – Wabup Malang Didik Gatot Subroto menyebutkan penyebab banjir Kabupaten Malang Selatan adalah lahan Gundul yang ada di perbukitan. Hal ini dikatakan Didik usai Paripurna DPRD, Senin, (17/10/2022).
"Karena titik-titik penyebab bencana seperti Sumawe (Sumbermanjing Wetan), Sitiarjo diantaranya mulai dari Lebakharjo, Dampit dan sekitarnya, karena lahannya gundul," ujar Wabup Kabupaten Malang Didik Gatot Subroto.
Lebih lanjut dia mengatakan, hal ini harus diselesaikan bersama oleh berbagai pihak terkait. Tidak cukup itu, juga dicairkan solusi agar bencana alam di Kabupaten Malang dapat diminimalisir.

"Langkah yang akan kita lakukan kedepan, harus rakor bersama-sama," sebutnya. Dalam Rakor ini kata dia, tentunya melibatkan seluruh pihak terkait dengan kebencanaan ini.
"Antara Pemerintah Daerah dengan KLHK itu menjadi penting. Sehingga, tahun 2022 ini harus bicara bareng dan duduk bareng," kata Didik yang berdomisili di Singosari ini.
Menurut Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang ini, tidak hanya di Malang Selatan yang hutannya gundul. Melainkan wilayah Kabupaten Malang lainnya. Contohnya berada di wilayah Malang Timur.
"Di atas Sumber Pitu, Tumpang, kita lihat juga begitu. Tentunya ini juga patut menjadi perhatian," kata Didik yang pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Malang ini .
Masih kata Didik, hingga saat ini kondisi Banjir di Malang Selatan masih bisa terkendali. Anggota BPBD, PMI dan sejumlah relawan sudah berada di lokasi mendampingi warga.
"Alhamdulillah titik-titik yang mengalami Bencana hingga saat ini masih tergolong ringan," kata Didik yang juga pernah menjabat sebagai Kepala Desa Tunjungtirto tersebut.
Wabup Malang Didik Gatot Subroto juga menyebutkan, untuk penanganan Banjir di Malang Selatan, pihaknya sudah menginstruksikan agar diturunkan alat berat untuk mempermudah evakuasi material. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

