Advertisement
Peristiwa Daerah

Kepala Desa Plampangrejo Banyuwangi Mengundurkan Diri Dari Jabatan, Ada Apa ?

Kepala Desa (Kades) Plampangrejo, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Yudi Wiyono dikabarkan mengundurkan diri dari jabatan ...

TIMES Indonesia,
Kepala Desa Plampangrejo Banyuwangi Mengundurkan Diri Dari Jabatan, Ada Apa ?
Kepala Desa Plampangrejo, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Yudi Wiyono. Menunjukkan surat pernyataan pengunduran diri sebagai Kades. (Foto: Ahmad Sahroni/TIMES Indonesia)
A-AA+

BANYUWANGI Kepala Desa (Kades) Plampangrejo, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Yudi Wiyono dikabarkan mengundurkan diri dari jabatan sebagai Kades setempat. Sontak kabar pengunduran diri tersebut, mengagetkan banyak pihak.

Pernyataan pengunduran diri dari jabatan sebagai pemimpin desa, ditulis dalam secarik kertas bermaterai. Dalam surat pernyataan, tertulis menyatakan mengundurkan diri dari jabatan Kepala Desa Plampangrejo, dengan kesadaran pribadi tanpa ada paksaan dari pihak manapun. 

Advertisement

Selain itu, surat pernyataan yang dibuat agar bisa digunakan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sebagai pengajuan pengunduran diri kepada Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani.

"Benar beliau (Kades.red) mengundurkan diri dari jabatannya," kata Kepala BPD Plampangrejo, H. Agus Khoeroni, Kamis (20/10/2022).

Kepala-Desa-Plampangrejo-2.jpg
Kepala Desa Plampangrejo, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Yudi Wiyono. Menunjukkan surat pernyataan pengunduran diri sebagai Kades. (Foto: Ahmad Sahroni/TIMES Indonesia)

Khoeroni menjelaskan, pengajuan pengunduran diri Kades ditulis sendiri oleh yang bersangkutan, sesuai dengan kesadaran diri tanpa ada paksaan dari pihak manapun. Padahal, sebelumnya masih baik-baik saja saat menjelaskan beberapa permasalahan yang terjadi belakangan ini.

"Kita BPD tidak ada tau apa yang mendasari Kades mengundurkan diri. Yang pasti, kita BPD tidak ada masalah dengannya," tuturnya. 

Advertisement

Padahal, lanjut Khoeroni, semua berjalan baik-baik saja. Namun entah mengapa, Kades membuat surat pernyataan pengunduran diri sebagai Kades Plampangrejo. Diakui, belakangan ini muncul beberapa konflik yang membuat keresahan masyarakat antara lain, pembongkaran kanopi dan pembelian mobil.

"Masyarakat meminta dialog bersama Kades untuk penjelasan peristiwa yang terjadi," ungkapnya 

Setelah dilakukan dialog, lanjut Khoeroni, dan mendapat penjelasan masyarakat tidak mengetahui jika Kades membuat surat pernyataan pengunduran diri. Pihaknya, saat ini masih melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait mengenai pernyataan Kades yang mengundurkan diri dari jabatan.

"Kita masih berkordinasi dengan camat, untuk menentukan langkah apa yang akan diambil," jelas H. Agus Khoeroni.

Terpisah Ketua Asosiasi Kepala Desa Kabupaten (ASKAB) Banyuwangi, Anton Sujarwo belum bisa memberikan tanggapan mengenai pernyataan pengunduran diri Kades Plampangrejo. Namun pihaknya masih terus berusaha melakukan komunikasi dengan yang bersangkutan.

"Belum ada info yang jelas, saya masih mencoba menghubungi Kades Plampangrejo," singkatnya perihal pengunduran Kades Plampangrejo, Banyuwangi. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Syamsul Arifin
PenulisSyamsul ArifinPenulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2016. Meliput berbagai topik, antara lain politik, hukum, kriminal, ekonomi, gaya hidup, teknologi, budaya, pemerintahan, serta isu-isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia