Gunung Semeru kembali Erupsi, Terjadi 18 Kali Gempa Letusan

TIMESINDONESIA, MALANG – Gunung Semeru kembali erupsi, Selasa, (22/11/2022) sore. Tepatnya pukul 15.41 WIB, gunung tertinggi di Pulau Jawa ini kembali mengalami erupsi dengan tinggi kolom abu 800 meter.
Dari data Magma ESDM, Gunung Semeru mengalami 18 kali gempa Letusan. Data ini didapat melalui pemantauan Pos Pantau Gunung Semeru di Gunung Sawur.
Advertisement
Melalui keterangan tertulis, Petugas Pos Pantau Gunung Semeru Liswanto mengatakan masyarakat diimbau untuk tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara.
"Terutama di sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 kilometer dari pusat erupsi. Di luar jarak itu, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter di tepi sungai," tulis Liswanto.
Data Gunung Semeru yang mengalami Erupsi. (Foto : PVMBG ESDM).
Lebih lanjut dia mengatakan, hal ini untuk mengantisipasi terjadinya aliran lahar dingin. Mengingat sebelumnya terjadi aliran lahar dingin yang menyeret alat berat penambangan pasir di sekitar Besuk Kobokan.
"Karena juga berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga 17 kilometer dari Puncak," sebutnya.
Dia juga mengimbau kepada masyarakat agar mewaspadai potensi terjadinya Awan Panas Guguran atau APG akibat terjadinya erupsi Gunung Semeru tersebut.
"Pengamatan kegempaan dengan amplitudo 10-22 milimeter dan lama gempa 41-125 detik," terangnya. Kondisi Gunung Semeru kata dia, akan terus dilakukan pemantauan.
Sebagai informasi, peningkatan aktivitas Gunung Semeru maupun erupsi terjadi dua hari belakangan ini. Dengan kondisi yang teramati terjadi peningkatan aktivitas kegempaan dan luncuran awan panas. (*)
**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.
Editor | : Ferry Agusta Satrio |
Publisher | : Ahmad Rizki Mubarok |