Peristiwa Daerah

Hari Guru Nasional, OWKP STKIP PGRI Pacitan Gelar Seminar Kesehatan Mental Ibu

Jumat, 25 November 2022 - 18:53 | 13.36k
Hari Guru Nasional, OWKP STKIP PGRI Pacitan Gelar Seminar Kesehatan Mental Ibu
Suasana pemaparan materi seminar peningkatan kesehatan mental bagi ibu yang tergabung dalam OWKP STKIP PGRI Pacitan. (FOTO: Yusuf Arifai/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, PACITAN – Bertepatan dengan Hari Guru Nasional, Organisasi Wanita Kampus Pendidik (OWKP) STKIP PGRI Pacitan, Jawa Timur menggelar seminar membahas kesehatan mental bagi perempuan atau kaum ibu rumah tangga. 

Bertempat di aula kampus lantai 2, pemateri seminar dalam kesempatan kali ini adalah Psikolog Klinik RSUD dr Darsono Pacitan, Ni Made Diah Rina Wardani. 

"Menjaga kesehatan mental bagi ibu rumah tangga ini sangat penting. Mental yang positif dapat membantu ibu merawat anak dengan maksimal dan stabil," katanya, Jumat (25/11/2022). 

STKIP-PGRI-Pacitan-2.jpgSeminar kesehatan mental ibu OWKP STKIP PGRI Pacitan bersamaan dengan Hari Guru Nasional. (FOTO: Yusuf Arifai/TIMES Indonesia)

Menurut Ni Made, mental dan percaya diri ibu dapat dibangun dengan cara membentuk sebuah lingkaran sosial yang baik dan produktif. Hal ini guna menghindari kebosanan saat beraktivitas monoton di rumah. 

"Ibu harus bersikap produktif, terampil dan positif. Misalnya berinteraksi dengan teman sehobi yang berintelektual cukup, maka akan meningkatkan rasa percaya diri," terangnya. 

Sebagai seorang ibu, lanjut dia, harus bisa menjadi contoh yang baik bagi anak-anaknya. Dengan begitu, pola asuh mampu terkontrol secara optimal. 

"Bagi orang tua harus bisa mengontrol anak-anaknya, artinya ibu juga punya power dalam menentukan pola asuh sehingga sukses mendidik mereka," jelas Ni Made Diah Rina Wardani usai memaparkan materi. 

Sementara itu, Ketua OWKP STKIP PGRI Pacitan, Imroatus Sholikhah mengatakan, kesehatan mental sangat penting dimiliki oleh setiap perempuan mengingat perannya juga menjadi pendidik bagi anak-anaknya di rumah.

"Seminar parenting untuk kesehatan mental ibu ini sangat penting. Kalau mental ibu terganggu, otomatis tidak bisa mendidik generasi," ujarnya. 

Selain itu, Imroatus juga menilai, memastikan mood atau kesehatan mentalnya dalam kondisi baik sangat diperlukan. Sebab hal tersebut memiliki pengaruh besar dalam proses pengasuhan. 

STKIP-PGRI-Pacitan-3.jpg

"Sedikit saja mood ibu berubah dan ia tidak bisa mengatasinya, maka sikap dan gaya bicara pada anak-anaknya pun dapat berubah," tuturnya mencontohkan. 

Pihaknya juga mengungkapkan, era digital sekarang, seorang ibu butuh support dari seorang suami mengingat tugas dan tanggung jawab berat dalam mengurus rumah tangga. Kegiatan semacam ini diharapkan menjadi salah satu upaya meningkatkan kesehatan mental perempuan agar lebih positif. 

"Saya yakin, ke depan kaum ibu lebih maju, positif dan semangat. Anda semuanya adalah orang-orang tangguh dan hebat," kata Ketua OWKP STKIP PGRI Pacitan, Imroatus Sholikhah. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

KOPI TIMES