Advertisement
Peristiwa Daerah

Tunggu Hasil Uji Lab, Jembatan Parung Lesang Kota Banjar Segera Diperbaiki

Kajian pengeboran tiang pancang jembatan Parung Lesang di Kota Banjar akhirnya selesai dilaksanakan. ... ...

TIMES Indonesia,
Tunggu Hasil Uji Lab, Jembatan Parung Lesang Kota Banjar Segera Diperbaiki
Perbaikan Jembatan Parung Lesang segera dilakukan setelah hasil uji lab keluar dari Provinsi Jabar. (Foto: Susi/TIMES Indonesia)
A-AA+

BANJAR Kajian pengeboran tiang pancang jembatan Parung Lesang di Kota Banjar akhirnya selesai dilaksanakan. Ini disampaikan Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUTR Kota Banjar Agus Saparudin, Selasa (29/11/2022).

Pihaknya saat ini menunggu hasil uji laboratorium di pihak Provinsi Jawa Barat. Hasil kajian itu akan menjadi dasar untuk penanganan perbaikan tiang pancang jembatan yang beberapa waktu lalu rusak parah akibat diterjang deras arus Sungai Citanduy.

Advertisement

"Kami masih menunggu hasil uji lab dari provinsi, kita berharap segera selesai untuk uji lab karena Kementerian juga sudah menunggu untuk selanjutnya tindak lanjut perbaikan," jelasnya.

Agus mengungkap pihaknya sudah menganggarkan sekitar Rp100 juta untuk pekerjaan penelitian tanah melalui sistem pengeboran ke dalam sungai Citanduy. "Tepat di bawah jembatan atau di titik lokasi tiang pancang," bebernya.

Nantinya, hasil uji lab penelitian tanah tersebut untuk dijadikan dasar untuk perbaikan tiga tiang pancang yang patah.

"Kita berharap segera selesai karena ini juga berkaitan dengan perbaikan Jembatan Parungsari. Perbaikan jembatan itu juga menunggu selesainya perbaikan Jembatan Baru Parunglesang," cetusnya.

Sebelumnya, Sekda Kota Banjar, Ade Setiana, saat ditemui usai rapat koordinasi perbaikan Jembar dengan pihak swasta mengungkapkan bahwa PT Bukaka belum lama ini mengatakan untuk segera melakukan perbaikan. 

Advertisement

"Berdasarkan hasil koordinasi dengan wali kota, pihak swasta menyanggupi untuk memperbaiki 3 tiang pancang yang patah akibat bencana banjir yang terjadi dari luapan Sungai Citanduy," sebutnya.

Sekda menambahkan bahwa Jembar akan menjadi jalur alternatif saat jembatan Parungsari diperbaiki.  "Alhamdulillah ibu Wali Kota sudah komunikasi dengan PT Bukaka dan mereka menyatakan siap," katanya.

PT Bukaka menyanggupi untuk melakukan perbaikan dengan bantuan dana pendampingan dari APBD untuk proses pengujian dalam perbaikan jembatan.

Karena itu kan tidak termasuk area PT Bukaka jadi kami mengeluarkan surat rekomendasi surat keterangan bahwa betul kerusakan tersebut merupakan akibat dari bencana banjir yang dikeluarkan oleh pihak BBWS Citanduy yang kemudian ditindaklanjuti dengan ditetapkannya tanggap darurat oleh Wali Kota," katanya.

Menurutnya, sebelum perbaikan tiang pancang tersebut akan ada sejumlah pengujian sehingga pihak swasta membutuhkan dana pendampingan yang nantinya dialokasikan dari APBD dengan leading sektor Dinas PUPR Kota Banjar.

"Kebetulan di APBD kita ada dan itu akan ditindaklanjuti oleh Dinas PUTR Kota Banjar. Bersamaan dengan hal itu terkait dana pendampingannya buat apa saja nanti secara teknis itu dijelaskan oleh dinas terkait ya," sambungnya.

Ade Setiana menambahkan, dana pendampingan yang bersumber dari APBD Kota Banjar itu mencapai kisaran Rp150 juta. Jadi selain dana pendampingan, pengerjaan perbaikan sepenuhnya akan dipenuhi oleh PT Bukaka itu.

"Kita hanya diminta untuk meneliti unsur tanah atau apa dan tadi perkiraan dari Dinas PUTR minimal Rp 100 juta dan maksimal Rp 150 juta. Nanti akan dibuat rencana kebutuhan biayanya, lalu diverifikasi atau dianalisa oleh Inspektorat," urainya.

Terkait target berapa lama proses perbaikan tiang pancang, Ade mengatakan pihaknya baru membangun komitmen antara Pemda, BBWS dan PT Bukaka.

"Tapi pastinya secepatnya karena pembukaan pengerjaan jembatan Parungsari ada deadline nya karena itu proyek Nasional dan akhir tahun 2022 harus dimulai. Otomatis sebelum dimulai dibongkar, Jembar juga harus sudah running," kata Sekda Kota Banjar. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia