Peristiwa Daerah

Ibadah Natal Kawasan Religi Puhsarang Dipusatkan di Gua Maria 

Sabtu, 24 Desember 2022 - 20:15 | 215.48k
Dekorasi natal di Gua Maria Lourdes, kompleks wisata religi Puhsarang, Kediri. (Foto: Yobby/TIMES Indonesia)
Dekorasi natal di Gua Maria Lourdes, kompleks wisata religi Puhsarang, Kediri. (Foto: Yobby/TIMES Indonesia)
Kecil Besar

TIMESINDONESIA, KEDIRI – Pelaksanaan ibadah Natal atau Misa Natal di kawasan religi Puhsarang tahun 2022 ini dipusatkan di pelataran sekitar Gua Maria Lourdes. Ini adalah untuk kali pertama ibadah Natal digelar di pelataran Gua Maria Lourdes.

Wakil Ketua Badan Pengelola Peziarahan Puhsarang Daniel mengungkapkan, sebelum pandemi ibadah Natal dilakukan di Gereja Katolik Santa Maria Puhsarang yang berada di bagian depan kawasan religi Puhsarang. Saat pandemi, dipindah ke Wisma Bethelhem yang berada di sebelah barat gereja dan terbatas untuk jemaat lokal Puhsarang. 

Advertisement

Di tahun 2022 ini, ibadah Natal dipusatkan di pelataran Gua Maria Lourdes dan bebas diikuti jemaat baik dari dalam wilayah Kediri ataupun dari luar wilayah Kediri. Sebelumnya kawasan Gua Maria Lourdes lebih banyak dimanfaatkan untuk misa tahun baru, doa novena, dan juga ibadah Jumat legi.

"Ada 2 jadwal misa yakni 24 Desember pukul 18.00 dan 25 Desember pukul 10.00 pagi," tutur Daniel, Sabtu, (24/12/2022).

Persiapan Ibadah Natal di Kawasan Gua Maria Lourdes

Gua-Maria-Lourdes-2.jpgDekorasi natal di Gua Maria Lourdes, kompleks wisata religi Puhsarang, Kediri. (Foto: Yobby/TIMES Indonesia)

Kawasan Gua Maria juga memiliki kapasitas lebih besar, bisa mencapai kurang lebih 10 ribu jemaat. Pemilihan kawasan Gua Maria yang berada di ruang terbuka untuk ibadah Natal juga didasari faktor kesehatan.

Para jemaat yang mengikuti ibadah diminta tetap disiplin dalam memakai masker. Selain itu juga untuk mengantisipasi jika terjadi antusiasme jemaat yang tinggi.

"Mengingat pandemi masih ada. Dan di ruang terbuka lebih aman. Ini kali pertama di Gua Maria, untuk ibadah tahun baru sudah sering," tambah Daniel. 

Untuk persiapan ibadah Natal, dari pantauan di kawasan Gua Maria selain dilakukan pembersihan rutin juga dilakukan penambahan lampu dan sound system. Juga turut dipasang perlengkapan tambahan seperti altar serta dekorasi khas Natal yakni Kandang Natal.

"Yang lama justru persiapan batinnya, karena melalui masa adven," ungkap Daniel. 

Ibadah Natal di kawasan religi Puhsarang juga turut diiringi dengan gamelan. Ibadah dengan iringan alat musik tradisional Jawa ini merupakan salah satu tradisi dan ciri khas di tempat tersebut. Pihak Gereja juga memiliki tim karawitan sendiri yang terdiri dari anak-anak muda. Ibadah Natal sendiri diperkirakan akan memakan waktu sekitar 2 jam.

"Diiringi dengan gamelan. Tradisi ibadah ini kita pertahankan di tengah hiruk pikuk saat ini," ujar Daniel lagi.

Mengenal Kawasan Religi Puhsarang

Gereja.jpg

Tradisi Jawa memang lekat dengan kawasan religi Puhsarang. Diceritakan Daniel, perintis Gereja Katolik Santa Maria Puhsarang Romo Jan Wolters CM, adalah sosok yang sangat memperhatikan budaya Jawa. Awal kedatangannya pada tahun 1931, Romo Jan Wolters mendirikan sekolah di wilayah tersebut. Lima tahun kemudian, tepatnya di 1936, Gereja Katolik Santa Maria Puhsarang berdiri. Bukan sebuah gereja dengan nuansa Eropa, tapi sebuah gereja yang kental dengan budaya Jawa. 

Hal itu bisa dilihat dengan atap joglo yang gereja tersebut serta lambang atau simbol yang ada. "Beliau sangat memperhatikan budaya. Belajar budaya Jawa, Belajar mitologi tentang rumah Jawa. Jadi ketika mendirikan gereja bangunannya sangat bernuansa jawa, tidak ada nuansa Eropa," tutur Daniel. 

Kawasan yang sekarang menjadi Plaza Santa Maria, menurut Daniel sebelumnya merupakan bagian dari sekolah. Selain di Gua Maria Lourdes, Gereja Katolik Santa Maria Puhsarang, dan Plaza Santa Maria, di kawasan religi Puhsarang juga terdapat sejumlah titik lain yang sering dijadikan tempat ziarah dan wisata. Daerah tersebut seperti area Jalan Salib, Puncak Rosario, tempat pengambilan air suci, dan sejumlah toko benda rohani dan buah tangan.

Selain Ibadah Natal, di Gua Maria Lourdes pada akhir tahun nanti juga akan digelar ibadah refleksi tahun 2022 dan resolusi 2023, yang kemudian berlanjut dengan misa hari raya Maria, ketika memasuki 1 Januari 2023. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Rizal Dani

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES