Advertisement
Peristiwa Daerah

Cincin Kawinnya Tak Bisa Lepas di Jari Manis, Wanita Ini Mendatangi Petugas Damkar

Seorang wanita asal Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, datang ke Markas Komando Pemadam Kebakaran atau Mako Damkar Kota Probolinggo. Wanita bernama Sri ...

TIMES Indonesia,
Cincin Kawinnya Tak Bisa Lepas di Jari Manis, Wanita Ini Mendatangi Petugas Damkar
Sri Winarsih Warga KEcamatan Dringu, datang ke Mako Damkar Pemkot Probolinggo untuk meminta bantuan melepas cincin kawinnya yang membuat jari manisnya bengkak. (FOTO : Damkar Pemkot Probolinggo For TIMES Indonesia)
A-AA+

PROBOLINGGO Seorang wanita asal Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, datang ke Markas Komando Pemadam Kebakaran atau Mako Damkar Kota Probolinggo. Wanita bernama Sri Winarsih (52) datang ke Mako Damkar meminta bantuan petugas melepas cincin kawin di jari manisnya, Rabu (28/12/2022). 

Jari manis Sri Winarsih, sampai bengkak karena cincin di jari manisnya tak bisa dibuka meski dirinya sudah berusaha memberi pelumas. Dengan rasa kesakitan, Sri Winarsih, meminta tolong ke petugas damkar untuk melepasnya.  

Advertisement

Wanita setengah baya ini, datang sendiri ke Mako Damkar, di Jalan Panglima Sudirman, Tisnonegaran, Kecamatan Kanigaran. Sebelumnya, ia dan keluarga di rumahnya telah berupaya melepasnya namun gagal.

Kepala Seksi Pemadam Kebakaran Pemkot Probolinggo, Abdullah menyampaikan, Sri Winarsih datang untuk meminta bantuan petugas melepas cincin di jari manisnya. 

"Saat datang ke Mako Damkar, kondisi jari kelingkingnya bengkak, karena cincin kawin yang telah lama di pakainya ini tak bisa di lepas," ujar Abdullah.

Selanjutnya, petugas damkar membantu melepas cincin milik Sri, dengan mengunakan mesin pemotong (grenda) kecil. Proses pelepasan cincin ini dilakukan secara berhati-hati. Petugas memasang sebuah plat di bawah cincin, supaya saat dialakukan pemotongan cincin tak melukai jari manisnya. 

Petugas juga tampak beberapa kali meneteskan air dingin ke jari manis Sri, ini agar saat melakukan proses pemotongan cincin, tidak menyebabkan cidera atau di jari tangannya. 

Advertisement

Selanjutnya, tak sampai 20 menit, cincin di jari manis Sri, akhirnya berhasil di potong dan dilepas tanpa luka di tangannya, dilepas dengan aman.

"Syukur Alhamdulillah, selama proses pemotongan cincin kawin itu tidak ada kendala serta tidak sampai melukai jari manisnya," ujar Abdullah. 

Selanjutnya, Abdullah mengimbau kepada masyarakat Kota Probolinggo khususnya, jika diketahui telah terjadi kejadian non-kebakaran bisa dilaporkan ke Mako Damkar melalui call Center 112 atau datang langsung ke Mako Damkar Pemkot Probolinggo. 

“Masyarakat bisa melapor melalui call center 112 bisa ada kejadian non-kebakaran. Mulai dari evakuasi ular, rumah, tawon dan juga melepas cincin ataupun cincin kawin. Semua pelayanan tersebut tidak berbayar alias gratis,” pungkas Abdullah, petugas Damkar Kota Probolinggo.(*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia