Peristiwa Daerah

Yusuf Hamka: Soroja Bakal Jadi Jalan Tol Syariah Pertama di Indonesia

Rabu, 18 Januari 2023 - 19:43 | 29.11k
Bupati Bandung Dadang Supriatna bersama pengusaha jalan tol Yusuf Hamka, di sela Rapat Panel GTO Soroja, di Grand Sunshine Soreang, Rabu (18/1/2023). (FOTO: Iwa/TIMES Indonesia) 
Bupati Bandung Dadang Supriatna bersama pengusaha jalan tol Yusuf Hamka, di sela Rapat Panel GTO Soroja, di Grand Sunshine Soreang, Rabu (18/1/2023). (FOTO: Iwa/TIMES Indonesia) 

TIMESINDONESIA, BANDUNG – Jalan Tol Soreang-Pasirkoja (Tol Soroja) dalam waktu dekat akan ditambah lagi exit tolnya di area Simpang Susun Nanjung km 1+950, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung. 

Penambahan on off run exit tol Soroja ini dinilai perlu karena adanya peningkatan populasi penduduk di sekitar area permukiman dan meningkatnya volume kendaraan yang menggunakan Jalan Tol Soroja hingga mencapai 100 persen. 

Advertisement

Disepakati oleh stakeholder terkait, PT Citra Marga Lintas Jabar (CMLJ) yang akan membangun agar Exit Tol Simpang Susun Nanjung tersebut.

Pengusaha sukses jalan tol yang juga Direktur Utama PT CMLJ, Yusuf Hamka mengatakan, pihaknya akan segera menindaklanjuti pembangunan exit tol Simpang Susun Nanjung ini, setelah disetujui oleh Direktur Jenderal Jalan Bebas Hambatan Kementrian PUPR dan Bupati Bandung.

Yusuf-Hamka-2.jpg

"Insya Allah, bulan depan sudah mulai dikerjakan exit tol baru simpang Nanjung," ucap Yusuf Hamka kepada wartawan usai Rapat Panel Gardu Tol Otomatis (GTO) Soroja, di Grand Sunshine Soreang, Rabu (18/1/2023). 

Menurutnya, ke depan Tol Soroja juga akan dijadikan ujicoba atau pilot project sistem pengelolaan jalan tol berbasis syariah.

"Kini sedang tahap pembicaraan bersama Binamarga, BPJT, akademisi, MUI dan OJK, sehingga nanti Tol Soroja akan menjadi jalan tol satu-satunya yang berani menyebut Jalan Tol Syariah," tandas Yusuf.

Jusuf Hamka mengaku saat ini dirinya sedang menyusun skema pengelolaan berbasis syariah untuk jalan tol yang dibangunnya.

Yusuf-Hamka-3.jpg

Jusuf menjelaskan, untuk menjalankan prinsip syariah, aset atau barang yang dikelola harus jelas dan sudah beroperasi dengan baik. Sehingga, manfaatnya akan lebih jelas untuk umat. 

Sementara itu Bupati Bandung Dadang Supriatna menyebut salah satu alasan diperlukannya penambahan GTO exit tol untuk mengimbangi perkembangan wilayah dengan panjang jalan, di samping guna mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat di sekitar Nanjung Margaasih.

"Kita ketahui untuk keluar masuk Tol Soroja saja seringkali terjadi kemacetan. Dengan adanya exit tol Simpang Nanjung ini nantinya akan mempercepat pertumbuhan ekonomi, lapangan kerja bisa meningkat dan mengurangi angka pengangguran," kata Bupati Bandung.

Karena itu bupati berharap kepada PT Citra Marga Lintas Jabar (CMLJ) agar Exit Tol Simpang Susun Nanjung di JalanTol Soroja Kabupaten Bandung ini bisa segera direalisasikan dalam waktu dekat. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Rizal Dani

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES