Peristiwa Daerah

Maksimalkan Program UHC Gresik, Nakes Puskesmas Diminta Tak Cuek Layani Pasien

Kamis, 19 Januari 2023 - 20:09 | 24.84k
Wabup Gresik Aminatun Habibah saat memberikan sosialisasi kepada nakes Puskesmas Bungah (Foto: Akmal/TIMES Indonesia)
Wabup Gresik Aminatun Habibah saat memberikan sosialisasi kepada nakes Puskesmas Bungah (Foto: Akmal/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, GRESIK – Memaksimalkan program universal health coverage atau UHC Gresik, layanan yang dilakukan tenaga kesehatan puskesmas ditingkatkan.

Memastikan jaminan kesehatan semesta dilaksanakan, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah keliling ke puskesmas. Kali ini, dia mengunjungi Puskesmas Bungah, Kamis (19/1/2023).

Advertisement

"Dengan adanya UHC ini jangan sampai masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan tidak tertangani dengan baik," katanya.

Untuk itu, Bu Min sapaan akrab wabup mengatakan, untuk kelancaran pelayanan UHC, diharapkan para tenaga kesehatan senantiasa bersikap sabar. 

"Disamping itu kita juga harus sabar dan selalu tersenyum, karena yang kita hadapi adalah pasien. Jangan sampai terlihat cuek," ungkap dia.

Sementara itu, Kadinkes Gresik dr Mukhibatul Khusnah menambahkan, program UHC ini harus didukung oleh semua nakes dengan tetap memberikan pelayanan terbaik.

UHC-Gresik-2.jpgKadinkes Gresik dr Mukhibatul Khusnah saat mendampingi Wabup Aminatun Habibah memberikan sosialisasi UHC (Foto: Akmal/TIMES Indonesia)

"Hal ini supaya masyarakat yang berobat bisa terlayani dengab baik," kata Mukhibatul Khusnah dengan didampingi Kepala UPT Puskesmas Bungah Nanang Budianto.

Temuan di lapangan

Wabup Bu Min menegaskan program UHC yang dibiayai dari APBD Gresik ini hanya diperuntukkan bagi masyarakat yang ber-KTP Gresik. 

Oleh karena itu, bilamana ada pasien yang datang berobat tidak mau menunjukkan KTP, maka bisa jadi mereka berasal dari luar daerah.

"Sempat ada tenaga kesehatan dari Menganti yang 'wadul' ke saya soal pasien yang minta dilayani tapi tidak mau menunjukkan KTPnya. Saya akhirnya berpikir bisa jadi pasiennya itu domisilinya di situ, tapi KTPnya luar Gresik," ungkapnya.

Kendati begitu, lanjut Bu Min, tenaga kesehatan khususnya di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) seperti puskesmas diminta untuk tetap ramah dan tersenyum saat melayani pasien. 

"Layanan kesehatan itu satu dari empat hal yang jadi sorotan publik. Selanjutnya ada pendidikan, infrastruktur jalan dan sosial. Makanya kalau sampai ada layanan yang kurang baik nanti jadi cibiran masyarakat, khususnya di medsos," paparnya menanggapi progrm UHC Gresik. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Irfan Anshori
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES