Peristiwa Daerah

Kabupaten Pangandaran Jadi Tuan Rumah Rakerda III PHRI Jabar, Ini yang Dibahas

Jumat, 20 Januari 2023 - 12:12 | 24.50k
Ketua Organization Committee atau OC pada Rapat Kerja Daerah atau Rakerda III PHRI Jabar, Agus Mulyana (FOTO: Syamsul Ma'arif/TIMES Indonesia)
Ketua Organization Committee atau OC pada Rapat Kerja Daerah atau Rakerda III PHRI Jabar, Agus Mulyana (FOTO: Syamsul Ma'arif/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, PANGANDARANKabupaten Pangandaran terpilih menjadi tuan rumah Rapat Kerja Daerah (Rakerda) III Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia Jawa Barat (PHRI Jabar).

Pelaksanaan Rakerda III PHRI Jabar ini sendiri sudah digelar sejak Rabu (18/1/2023) hingga Jumat (20/1/2023) yang dibuka oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil secara virtual.

Advertisement

Ketua Organization Committee atau OC pada Rakerda III PHRI Jabar Agus Mulyana mengatakan, momentum tersebut jadi kesempatan untuk mengangkat kembali pariwisata di Pangandaran seperti saat masa keemasan beberapa tahun lalu.

"Kami ingin meyakinkan kalau wisata di Pangandaran aman, tidak seperti hoax yang viral di media sosial," kata Agus, Jumat (20/1/2023).

Pada saat liburan Natal dan Tahun Baru 2022/2023 lalu untuk tingkat kunjungan para pengusaha wisata hotel Pangandaran sangat sepi. Kondisi itu akibat banyaknya hoax yang beredar di media sosial dan ulah yang tidak bertanggung jawab.

"Kami ingin mengajak dan memberi kabar pada publik untuk membawa kesan baik dan indah terhadap pariwisata Pangandaran," tulisnya.

Melalui Rakerda III PHRI Jabar, momen ini harus jadi kesempatan untuk mempromosikan Pangandaran.

Rakerda III PHRI Jabar diisi oleh berbagai rangkaian kegiatan diantaranya roadshow para peserta ke beberapa obyek wisata di Pangandaran.

Peserta Rakerda III PHRI Jabar selain menyusun agenda kerja juga melakukan perjalanan dari Jembatan Merah Cikidang kemudian menuju pantai barat Pangandaran melintasi jalan pesisir selatan yang kemudian ke jalan pantai Batu Hiu menuju Tanjung Cemara.

Setelah di Tanjung Cemara peserta melakukan lindungan pohon cemara udang dan bakau. Menurut Agus tujuan menyembunyikan cemara udang dan mangrove bagi para peserta supaya ada kenang-kenangan dalam ikut serta pelestarian lingkungan hidup di Tanjung Cemara.

"Jadi mereka setelah pulang nanti dari Pangandaran membawa kenangan dalam kenangan lingkungan hidup," ungkapnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pariwisata se-Jawa Barat. Kepala Dinas Pariwisata se-Jabar itu antara lain dari Kabupaten Subang, Kota Cirebon, Kota Bandung, Kabupaten Purwakarta dan daerah lainnya.

Dampak secara ekonomi dari kegiatan itu beberapa hotel di Pangandaran dipenuhi undangan tamu dan peserta dari berbagai daerah se Provinsi Jawa Barat.

Selain secara umum, Rakerda PHRI Jabar sebagai amanat AD/ART tahun ini, pemilihan tempat Rakerda di Kabupaten Pangandaran merupakan bagian untuk mempercepat pemulihan pariwisata di kawasan ini pasca pandemi Covid-19. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Ronny Wicaksono
Publisher : Rizal Dani

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES