Peristiwa Daerah

Jelang Imlek, Satgas Pangan Sidak Pasar Tradisional di Kabupaten Majalengka

Sabtu, 21 Januari 2023 - 09:31 | 26.20k
Kapolres Majalengka, AKBP Edwin Affandi mengecek ketersedian bahan pokok menjelang Imlek. (FOTO: Humas Polres Majalengka for TIMES Indonesia)
Kapolres Majalengka, AKBP Edwin Affandi mengecek ketersedian bahan pokok menjelang Imlek. (FOTO: Humas Polres Majalengka for TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MAJALENGKA – Tim Satgas Pangan Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, mengoptimalkan berbagai langkah guna mengantisipasi inflasi menjelang Hari Raya Imlek 2023 di kota berjuluk Angin ini.

Diantaranya terus berupaya menjaga keterjangkauan harga pangan serta ketersediaan pasokan bahan pokok untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan permintaan jelang Imlek tersebut.

Advertisement

Salah satu upaya tersebut diwujudkan dengan melakukan pemantauan langsung terhadap perkembangan harga pangan dan pasokan komoditas pangan pokok, termasuk di pasar-pasar tradisional. Salah satunya di Pasar Tradisional Kadipaten, Majalengka.

Tim Satgas Pangan yang terdiri dari Polres Majalengka serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Majalengka itu, juga melakukan dialog bersama sejumlah pedagang guna mengetahui seputar harga dan pasokan komoditas yang dimiliki.

Terungkap dalam dialog tersebut, Kapolres Majalengka, AKBP Edwin Affandi menjelaskan, bahwa secara umum harga sejumlah komoditas masih cukup stabil. Bahkan, pasokan komoditas tersebut juga dinilai masih mencukupi hingga saat ini.

Kapolres-Majalengka-AKBP-Edwin-Affandi-a.jpg

"Secara umum harga kebutuhan pokok masih terkendali, tidak ada lonjakan harga yang signifikan jelang perayaan Imlek ini,” ungkap AKBP Edwin Affandi kepada TIMES Indonesia, Sabtu (21/1/2023).

Bahkan ditegaskan Kapolres, dalam sidak pasar kali ini, pihaknya juga melihat dua komoditas utama. Yaitu, salah satunya harga telur yang di awal tahun kemarin sempat mengalami lonjakan naik hingga berkisar Rp 32 ribu per kilogram.

"Kini, Alhamdulillah sekarang kita mendapatkan informasi langsung dari para pedagang bahwa harga telur per hari ini diangka sekitar Rp 28 ribu per kilogram. Bahkan hingga ketersedian stok telur dari dalam Majalengka sendiri, juga aman dan harga pun stabil," katanya.

Kemudian pihaknya juga melakukan pengecekan terhadap harga beras yang menjadi kebutuhan pokok sehari-hari. Dalam pengecekannya di Pasar Tradisional Kadipaten tersebut, Kapolres mendapati harga beras sedikit ada kenaikan. Terutama pada beras medium.

"Sebelumnya harga beras medium ini diangka Rp 10,500.00 per kilogram. Dan sekarang harga beras tersebut sekitar Rp 11 ribu sampai Rp 12 ribu per kilogramnya," ujarnya.

Menurut AKBP Edwin, berdasarkan konfirmasi dari para pedagang bahwa adanya kenaikan harga beras ini, ternyata disebabkan pabrik pabrik penggilingan beras untuk sementara waktu ini tidak melakukan aktifitas.

Namun, kata dia, hal itu tidak akan berlangsung lama lagi. Karena untuk di wilayah III Cirebon sendiri. Seperti di Kabupaten Majalengka dan Indramayu akan kembali memasuki musim panen. Sehingga dengan kondisi tersebut, siklus ketersedian beras dapat segera terisi.

"Semoga dengan kondisi ini, siklus ketersedian beras bisa semakin terisi dan mudah-mudahan ini juga sekaligus dapat menstabilkan harga lagi sampai diangka Rp 10,500.00 per kilogramnya," harapnya.

AKBP Edwin menambahkan, bahwa tim Satgas Pangan Kabupaten Majalengka, khususnya Polres Majalengka selalu berkoordinasi dan memonitor perkembangan-perkembangan yang ada.

"Termasuk harga pangan serta ketersediaan pasokan bahan pokok, dengan harapan pasokan serta harga komoditas ini dapat stabil dan sekaligus kita juga untuk antisipasi inflasi menjelang Imlek di Kabupaten Majalengka," jelasnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Ronny Wicaksono
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES