Peristiwa Daerah

Makin Keren dan Maju, Aset BMT NU Jombang Capai 105 M 

Sabtu, 21 Januari 2023 - 17:09 | 40.79k
Ketua BMT NU Jombang H Khoirul Anam saat memberi keterangan usai pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) di Aula PCNU Jombang, Sabtu (21/1/2023). (FOTO: Rohmadi/TIMES Indonesia)
Ketua BMT NU Jombang H Khoirul Anam saat memberi keterangan usai pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) di Aula PCNU Jombang, Sabtu (21/1/2023). (FOTO: Rohmadi/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, JOMBANG – Baitul Mal wat Tamwil Nahdlatul Ulama (BMT NU) Kabupaten Jombang makin berkembang. Saat ini, BMT NU Jombang sudah mempunyai aset hingga Rp105 miliar.

Hal ini tentu menjadi angin segar bagi warga Nahdliyin. Sebab, hadirnya BMT NU Jombang yang diproyeksikan untuk mensejahterakan warga NU sedikit demi sedikit telah tercapai. 

Advertisement

"Alhamdulillah, aset BMT NU Jombang kini sudah mencapai105 miliar, dengan laba sebesar 2,6 miliar," kata Ketua BMT NU Jombang H Khoirul Anam kepada TIMES Indonesia usai pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) di Aula PCNU Jombang, Sabtu (21/1/2023). 

Dengan hasil yang begitu fantastis, tak heran jika BMT NU Jombang menjadi rujukan bagi BMT NU di Jawa Timur. 

Lebih lanjut, Anam menjelaskan dalam RAT sebanyak 300 peserta undangan dimana tingkat kehadiran mencapai 90 persen anggota. "Sisa Hasil Usaha (SHU) menjadi topik utama pembahasan," ungkapnya. 

BMT NU Jombang Akan Pakai Sistem Online 

Selain itu, pada pembahasan RAT juga menerangkan tentang peralihan sistem yang ada di BMT NU Jombang yang mulanya masih menggukan manual akan beralih ke sistem Online. 

Kegiatan transaksi BMT sudah menggunakan sistem online atau under web. Selain itu, tahun 2023 akan meluncurkan produk BMT NU Mobile yang akan diluncurkan Maret 2023 mendatang. 

"Seiring berkembangnya teknologi, BMT NU Jombang juga akan beralih ke BMT NU Mobile," terangnya. 

BMT NU Jombang Memerangi Pinjol dan Rentenir 

Kehadiran BMT NU bukan tanpa sebab, kelahirannya hadir untuk masyarakat kecil dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang selama ini menjadi korban rentenir. 

"Dengan adanya BMT NU untuk pembiayaan atau modal bisa kita cover. Targetnya tidak ada rentenir yang beroperasi di Jombang," jelasnya. 

Menghilangkan rentenir adalah amanah dan tantangan berat karena harus berhadapan dengan ekonomi pasar bebas. 

"Kami berharap kalangan Nahdliyin tidak mengambil permodalan dari rentenir. Tapi bisa mengambil di BMT NU," paparnya. 

Selain itu, hadirnya BMT NU Jombang juga bagian dari membantu masyarakat agar tidak terjerumus pada pinjaman online (pinjol) yang sangat meresahkan masyarakat. 

"Kami harap hadirnya BMT NU Jombang bisa menjawab keresahan masyarakat. Apalagi sekarang banyak masyarakat yang terjerat Pinjol," ucapnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES