Peristiwa Daerah

Kisah Lain Haul Akbar Imamain (2); Tak Ingin Jalanan Kotor, Tim Semut Keliling Ambil Sampah

Selasa, 24 Januari 2023 - 10:06 | 26.37k
Tim
Tim "Semut" panitia haul keliling memunguti sampah.

TIMESINDONESIA, MALANG – Bisa dibayangkan berapa ton sampah yabg dihasilkan ratusan ribu jamaah Haul Akbar Imamain Malang, Sabtu-Minggu (21-22/1/2023). Mereka tersebar di radius dua kilometer dari pusat haul Imamain di Jl Arismunandar Kota Malang.

Jamaah dari berbagai penjuru kota di Indonesia, bahkan luar negeri, banyak yang tidak tidur di kawasan haul Imamain. Nyaris 24 jam kawasan Alun Alun Kota Malang dan jalan di seputar Jl Merdeka penuh. 

Advertisement

Mereka punya satu tujuan. Berkhidmah dan hormat pada guru Imamain (Habib Abdul Qodir bin Ahmad Bilfaqih dan putra beliau, Habib Abdullah bin Abdul Qodir bin Ahmad Bilfaqih). 

Haul-Akbar-Imamain-b.jpg

Panitia pun bergerak cepat. Menjaga agar sampah ratusan ribu jamaah tidak memenuhi jalan, para santri dan relawan haul Imamain membentuk tim "semut".

Tugasnya mengambil sampah yang berserakan. Dengan membawa kantong plastik besar, tim ini keliling di seputaran lokasi haul Imamain. Bahkan sampai ke gang-gang kampung.

"Sampah kami kumpulkan menjadi satu. Sampai malam ini (Sabtu malam, 21/1/2023, Red) sudah ada tiga truk yang telah diangkut," ucap salah satu tim "Semut".

Sampah kebanyakan plastik dan kertas bungkus nasi. Mereka pun sangat telaten mengambil sampah-sampah itu. 

Selain dari para santri dan relawan, tim sapu bersih ini juga dibantu Satkorcab Banser Kota Malang. Mereka membantu dengan ikhlas melayani ratusan ribu jamaah haul imamain yang hadir.

"Tiap tahun kami membantu. Untuk tahun ini kami mengeluarkan 75 Banser untuk membantu suksesnya haul Imamain dan melayani jamaah Imamain," kata Chilmi Wildan, Kasatkorcab Banser Kota Malang.

Haul-Akbar-Imamain-c.jpg

Diakui Wildan, haul imamain tahun ini jauh lebih besar dibanding tahun sebelumnya sebelum pandemi. "Mungkin sudah tiga tahun tidak ada haul Imamain begini, jadi sekarang jamaah dua kali lipatnya," ungkap Wildan.

Haul akbar imamain memang sudah tiga tahun ini dilakukan secara daring akibat pandemi Covid. Baru tahun ini haul Imamain dilaksanakan offline seperti biasa. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Khoirul Anwar
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES