Peristiwa Daerah

Kapolda Jatim Minta Pesantren di Bondowoso Ikut Jaga Umat Jelang Pemilu 2024

Selasa, 24 Januari 2023 - 17:18 | 29.65k
Dirintelkam Polda Jatim Kombespol Dekananto Eko Purwono saat memberikan sambutan dalam acara haul Akbar Habib Salim Assyatiri (FOTO: Moh Bahri/TIMES Indonesia)
Dirintelkam Polda Jatim Kombespol Dekananto Eko Purwono saat memberikan sambutan dalam acara haul Akbar Habib Salim Assyatiri (FOTO: Moh Bahri/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, BONDOWOSO – Kapolda Jatim Irjen Pol Dr Toni Harmanto, melalui Dirintelkam Polda Jatim Kombes Pol Dekananto Eko Purwono, meminta pesantren di Bondowoso ikut serta menjaga kerukunan umat menjelang Pemilu 2024 mendatang.

Hal itu disampaikan oleh Kombes Pol Dekananto saat acara Haul Akbar Habib Salim Assyatiri, KH Ahmad Ma'shum Zainullah dan Nyai Hj Raudlatul Hayati, di Pondok Pesantren Nurut Taqwa, Cermee Kabupaten Bondowoso, Senin (23/1/2023) malam.

Advertisement

Seperti diketahui, tahapan Pemilu 2024 sudah dimulai sejak beberapa bulan terakhir. Bahkan sudah penetapan partai politik.

Pembentukan penyelenggara Pemilu 2024 sudah dilakukan hingga tingkat desa. Mulai dari Panwascam, PPK hingga pelantikan PPS (penyelenggara tingkat desa).

Selain itu, partai politik beserta tim suksesnya sudah mulai berupaya untuk melakukan gerakan demi mendulang suara.

Perbedaan pilihan dalam kontestasi politik kadang memang menimbulkan benturan. Hal inilah yang ingin diminimalisir oleh jajaran aparat keamanan, termasuk oleh Kapolda Jatim. 

Dalam sambutannya, Kombes Pol Dekananto menyampaikan salam Kapolda Jawa Timur, karena berhalangan hadir dalam kesempatan tersebut.

"Bapak Kapolda juga menyampaikan permohonan maaf, karena beliau tidak bisa hadir dan menugaskan saya secara langsung," kata dia saat mengawali sambutannya.

Menurutnya, refleksi haul kali ini merupakan momentum untuk meneladani kesalehan ulama yang telah dulu dipanggil di sisi-Nya.

"Ketekunan beribadah, ketekunan, semoga jasa perjuangan almarhum bisa diteruskan oleh keluarga," kata dia.

Memasuki tahun politik, dia juga berpesan kepada jemaah yang hadir, agar ikut serta menjaga keamanan dan tidak mudah terprovokasi oleh isu yang dapat memecah belah bangsa.

"Jangan beri ruang pada siapa pun untuk memecah belah kerukunan menjelang Pemilu 2024 ini," imbau dia.

Polda-Jatim-b.jpg

Kombes Pol Dekananto juga meyakini, bahwa pesantren ahlussunnah wal jemaah seperti Ponpes Nurut Taqwa, tidak akan membiarkan umat terpecah belah karena beda pilihan di Pemilu 2024.

"Saya yakin pondok pesantren di Bondowoso, menjadi benteng kerukunan dan siap membantu keamanan di tahun politik ini," paparnya.

Hal senada juga dikatakan oleh kiai sekaligus tokoh politik di Bondowoso, KH Imam Thahir. Dia berharap Pemilu 2024 dijadikan momentum untuk menghargai perbedaan dan lebih dewasa dalam berdemokrasi.

"Jangan jadikan beda pilihan di Pemilu 2024 untuk berpecah belah dan bermusuhan," imbau tokoh PPP Bondowoso ini.

Politisi partai berlogo Ka'bah ini menjelaskan, bahwa ada kelompok yang ingin memanfaatkan benturan untuk memprovokasi, dengan tujuan timbul kegaduhan yang besar.

"Jangan sampai terpancing dengan isu-isu yang bisa menimbulkan kegaduhan," imbau dia.

Informasi dihimpun, hadir dalam haul kali ini 20 jemaah. Hadir juga Pengasuh Pondok Pesantren Genggong KH Moh Hasan Maulana, Dirintelkam Polda Jatim Kombes Pol Dekananto Eko Purwono, Dr. Ali Masykur Musa, Kapolres se-tapal kuda, TNI, sejumlah tokoh ulama, dan pejabat negara. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Ferry Agusta Satrio
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES