Peristiwa Daerah

PPS Resmi Dilantik, Bupati Jombang: Harus Netral

Selasa, 24 Januari 2023 - 17:35 | 19.67k
Suasana prosesi pelantikan PPS se-Kabupaten Jombang di GOR Merdeka Jombang, Selasa (24/1/2023). (FOTO: Rohmadi/TIMES Indonesia)
Suasana prosesi pelantikan PPS se-Kabupaten Jombang di GOR Merdeka Jombang, Selasa (24/1/2023). (FOTO: Rohmadi/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, JOMBANG – Sebanyak 918 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-Kabupaten Jombang resmi dilantik di GOR Merdeka Jombang, Selasa (24/1/2023). 

Dalam pantauan di lokasi, dari sejak pagi hari para anggota PPS telah hadir di GOR Jombang. Ratusan tenaga PPS dengan memakai pakaian serba putih dengan kombinasi celana hitam. Sementara petugas PPK memakai pakaian batik warna coklat. Mereka dengan seksama mendengarkan penjelasan Bupati. 

Advertisement

Tampak hadir Muspida dari unsur Pemerintah Kabupaten Jombang, perwakilan camat. Aparat kepolisian, dari Kodim 0814 Jombang dan pihak Kejaksaan Negeri Jombang. Hadir dalam prosesi pelantikan tersebut, Mundjidah Wahab selaku Bupati Jombang mengingatkan posisi anggota PPS yang harus netral sebagai penyelenggara pemilu. 

Tak main-main pihaknya juga mengingatkan agar semua anggota PPS tak main mata dengan Partai Politik (Parpol) pada pelaksanaan pesta demokrasi tahun 2024 mendatang. "PPS harus netral. Dan jangan sampai ada yang main mata dengan Parpol dan para pemilih di TPS masing-masing nantinya," kata Mundjidah, Selasa (24/1/2023). 

Menurutnya, posisi PPS yang merupakan sebagai penyelenggaran pemungutan suara, harus menjaga kondusifitas dan netralitas. Menjadi kepanjangan KPU melaksanakan tahapan pemungutan suara bersama Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). 

"Posisi PPS ini sangat rawan. Maka saya harap semua bisa menjalankan tugas sesuai UU yang berlaku," terangnya. 

Tentu saja semangat kondusifitas harus dipegang oleh PPS. Tetap berpegang pada aturan yang ada. "Insya Allah, aman sebagaimana disampaikan oleh KPU tentu saja bersama aparat keamanan TNI maupun Polri," jelasnya. 

Hal senada juga diungkapkan oleh, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Athoillah mengaku menekankan netralitas dan kepatuhan PPS dalam menjalankan setiap tahapan pelaksanaan pemungutan suara. "Netralitas harus dijaga oleh para anggota PPS," ujar Atho sapaa akrab Ketua KPU Jombang. 

Sejauh ini, menurut Atho usai tahapan rekruitmen PPS memang ada berbagai keluhan. Ekspresi ketidak puasan tentu banyak, kami membacanya di media sosial KPU. "Pada waktunya akan dijawab," jawabnya singkat kemudian mengakhiri sambutan. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Irfan Anshori
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES