Peristiwa Daerah

Waspada! Perempuan di Bondowoso Ini Dapat Pelecehan Seksual Saat di Jalan

Rabu, 25 Januari 2023 - 19:26 | 20.21k
Ilustrasi - Kekerasan Seksual (FOTO: Rodnae Production/pexels.com)
Ilustrasi - Kekerasan Seksual (FOTO: Rodnae Production/pexels.com)

TIMESINDONESIA, BONDOWOSO – Keluar sendiri harus lebih berhati-hati. Apalagi seorang perempuan. Sebab kejahatan fisik hingga seksual bisa terjadi. Seperti yang dialami perempuan RE, warga Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur.

Adapun pelecehan seksual tersebut terjadi di Jalan Letnan Rantam, Desa Poncogati, Kecamatan Curahdami, beberapa hari lalu.

Advertisement

RE berencana akan pulang ke rumahnya. Dia sendirian mengendarai motor. Namun tiba-tiba dia mendapatkan pelecehan orang tak dikenal.

RE mengaku kejadian sekitar pukul 22.00 WIB. Saat itu memang kondisinya sangat sepi dan menjadi jalan alternatif saat hendak pulang. 

Saat itu, RE hanya seorang diri melintas di jalan tersebut.

Dirinya sudah merasa firasat yang tidak enak. Akhirnya dia menghubungi temannya. Namun saat dia berhenti, ada pria mengendarai Honda Beat dan melakukan aksinya, dengan memegang bagian dada korban.

"Saya kaget, sempat diam gitu. Akhirnya saya kejar tapi gak nutut,” ungkap dia.

Menurutnya, RE mengaku sudah berteriak. Tetapi warga setempat tidak ada yang merespon. 

Dia sendiri berusaha mengejar pelaku, tetapi memilih untuk berhenti. Khawatir itu hanya pancingan. 

“Gak berani ngejar sudah, soalnya sepi banget kan,” imbuh dia saat dikonfirmasi.

Dia mengaku masih trauma dan khawatir terjadi kembali. Bahkan dia sempat menangis sebelum melanjutkan perjalanan pulang. 

“Sampai rumah saya masih gemetar. Gak langsung masuk saya,” imbuh dia.

RE tidak membuat laporan ke polisi, karena tidak tahu ciri pelaku dan tidak ada bukti. 

Dia berpesan kepada para perempuan, agar berhati-hati ketika dalam perjalanan, khususnya pada malam hari.

 “Kalau dibelakang ada orang yang dirasa membahayakan, ya ngebut saja sudah,” sarannya. 

Dikonfirmasi mengenai hal itu, Kapolsek Curahdami, AKP Didik Waluyo mengatakan, belum ada laporan. "Saya berharap kepada korban agar melaporkan," kata dia.

Pihaknya berkomitmen melakukan antisipasi, melakukan patroli di tempat yang sepi. 

"Kita sering melakukan patroli, di pertokoan dan objek vital untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan," kata dia. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Muhammad Iqbal
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES