Peristiwa Daerah

Harlah Pagar Nusa Ke-37, Ribuan Pendekar Sepakat Jogo Kabupaten Probolinggo

Minggu, 05 Februari 2023 - 17:45 | 138.87k
Ribuan pendekar Pagar Nusa menggelar apel Harlah ke-37 di Pesantren Genggong. (Foto: Kominfo Genggong/TIMES Indonesia)
Ribuan pendekar Pagar Nusa menggelar apel Harlah ke-37 di Pesantren Genggong. (Foto: Kominfo Genggong/TIMES Indonesia)
Kecil Besar

TIMESINDONESIA, PROBOLINGGOHarlah Pagar Nusa Ke-37, Perguruan Pagar Nusa Komisariat Pondok Pesantren atau Ponpes Zainul Hasan Genggong, Kabupaten Probolinggo, Jatim, Minggu (5/2/2023), berlangsung meriah. Selain dihadiri oleh ribuan pendekar, juga diwarnai dengan berbagai atraksi bela diri.

Dalam peringatan Harlah Pagar Nusa itu, dikemas upacara dan pertunjukan atraksi dari pendekar-pendekar handal. Atraksi yang disajikan dalam acara tersebut di antaranya seni jurus bela diri, seni atraksi, seni tarung bebas, dan beberapa pertunjukan seni lainnya.

Advertisement

Aksi ini diperagakan oleh para pendekar pilihan di bawah naungan Pagar Nusa Komisariat Genggong yang membawahi 33 perguruan dengan jumlah total sekira 4 ribu lebih pendekar.

Ketua Pagar Nusa Komisariat Pagar Nusa Pesantren Zainul Hasan Genggong, KH. dr. Mohammad Harris Damanhuri menyampaikan, kegiatan ini sebagai bentuk penguatan semangat dan mengingatkan kembali pada para pendekar saat ini terhadap perjuangan para leluhur.

"Untuk mengingatkan kembali bagaimana pagar nusa ini dibentuk. Serta mengiangkatkan pada para pendekar dalam membela negara dan mengawal para kiai nahdlotul ulama,” katanya.

Namun pada prinsipnya, kata kiai yang akrab disapa Gus Haris ini, seorang pendekar Nahdlatul Ulama ini harus tetap berkhidmat pada pesantren, pada kiai, dan NKRI. Meski berjiwa pemberani, seorang pendekar Pagar Nusa tidak boleh sombong dan takabbur. Harus tetap mengutamakan adab sebelum ilmu.

Harlah-Pagar-Nusa-a.jpgGus Haris memberikan potongan kur sebagai tanda hari ulang tahun pagar nusa ke-37. (Foto: Kominfo Genggong/TIMES Indonesia)

“Pantang menantang, tak surut bila ditantang. Itu prinsip pagar nusa kami,” kata Gus Haris.

Sebagai pendekar NU yang membela bangsa dan negara, kata dia, sepatutnya untuk juga menjaga kedamaian kampung halamannya, yaitu Kabupaten Probolinggo. Menjaga dari berbagai persoalan yang dapat memecahbelah masyarakat setempat.

"Selepas dari harlah ini, kita sepati bersama untuk bersama-sama jogo Probolinggo. Jogo keamanan Jawa Timur. Jogo keamanan saudara-saudara kita semua," ungkapnya.

Selain pertunjukan seni bela diri oleh pendekar Pagar Nusa Komisariat Genggong, Kabupaten Probolinggo. Acara itu juga menyajikan pertunjukan tarung bebas oleh para pendekar terbaik. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Muhammad Iqbal
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES