Advertisement
Peristiwa Daerah

Profil Azzam Nur Mukjizat, Pemenang Lomba Shalawat Asyghil dari Mojokerto

Sholawat Asyghil dalam perhelatan Resepsi 1 Abad NU di Gelora Delta Sidoarjo mampu menyita sebagian besar pandangan publik ... ... ...

TIMES Indonesia,
Profil Azzam Nur Mukjizat, Pemenang Lomba Shalawat Asyghil dari Mojokerto
Musikus/Komposer 1 Abad NU, Addie MS bersama 4 pemenang lomba Shalawat Asyghil. (FOTO: Dok. Twitter/@addiems)
A-AA+

MOJOKERTO Sholawat Asyghil dalam perhelatan Resepsi 1 Abad NU di Gelora Delta Sidoarjo mampu menyita sebagian besar pandangan publik. Pasalnya terdapat dua dari empat pelantun sholawat asyghil yang memiliki kelainan atau dikenal dengan berkebutuhan khusus. Salah satunya adalah Azzam Nur Mukjizat.

Lantas siapakah Azzam Nur Mukjizat?

Azzam lahir di Mojokerto pada 30 Mei 2011. Saat ini Azzam menginjak usia 11 tahun. Dia merupakan anak dari Solihatin, warga Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto.

Advertisement

Azzam juga santri Tahfidz Pondok Pesantren (PP) Bani Anwar/SLB PKK Gedeg, Kabupaten Mojokerto. Dia merupakan peserta dalam lomba shalawat Asyghil yang diprakarsai oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Azzam menjadi santri dari Mojokerto yang berhasil diseleksi dari 634 kontestan yang mengikuti seleksi hingga 23 Januari 2023. Dia kemudian terpilih untuk tampil dalam perhelatan Puncak Resepsi 1 Abad NU di Gelora Delta Sidoarjo pada 7 Februari 2023.

Addie MS Menangis dan Berterimakasih

Di bawah aransemen musikus Addie Muljadi Sumaatmadja alias Addie MS, shalawat Asyghil ini mampu menggetarkan sanubari hati masyarakat tanah air. Tidak jarang air mata Addie MS tak sengaja jatuh ketika mencurahkan seluruh jiwa karsanya dalam mengaransemen shalawat Asyghil ini.

“Shalawat Asyghil berkumandang di hari pertama abad ke-2 Nahdlatul Ulama dengan balutan suara simfoni. Bbrp kali mataku basah saat menulis aransemen Shalawat ini. Ada getaran yg mengharukan saat merangkai harmoninya. Ada rasa yg sulit dijelaskan saat merajut orkestrasinya,” ungkap Addie MS dalam akun twitter resminya dikutip Kamis (9/2/2023).

“Terima kasih, Allah SWT yang telah meniupkan inspirasi. Terima kasih, Nahdlatul Ulama yang telah memberikan kepercayaan untuk membuat orkestrasi Shalawat Asyghil dan lainnya di peristiwa penting ini,” sambung Addie MS. (*)

Advertisement

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Thaoqid Nur Hidayat
PenulisThaoqid Nur HidayatSarjana Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Pendidikan Jombang. Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2022. Meliput berbagai topik meliputi lifestyle, pariwisata, hukum, lingkungan, dan isu ketidaksetaraan dalam ekonomi, sosial, dan politik.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia