Peristiwa Daerah

Pengawas Pemilu 2024 di Bondowoso Juga Dilatih Seperti Militer

Rabu, 15 Maret 2023 - 13:21 | 15.20k
Ratusan BKD di Kabupaten Bondowoso Jawa Timur saat mengikuti pelatihan bela negara (FOTO: Moh Bahri/TIMES Indonesia)
Ratusan BKD di Kabupaten Bondowoso Jawa Timur saat mengikuti pelatihan bela negara (FOTO: Moh Bahri/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, BONDOWOSO – Tidak hanya berkutat dalam pengawasan penyelenggaraan. Ratusan Pengawas Pemilu tingkat Desa dan Kelurahan atau PKD di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, juga mendapatkan pendidikan militer.

Ternyata Bawaslu Kabupaten Bondowoso sengaja menyisipkan pelatihan bela negara pada acara Bimtek yang digelar sejak Senin (14/3/2023) kemarin.

Advertisement

Pelatih bela negara tersebut didatangkan langsung dari Kodim 0822 Bondowoso.

Ketua Bawaslu Kabupaten Bondowoso, Ahmad Basori mengatakan, ratusan peserta mendapatkan materi wajib soal pengawasan dari Komisioner Bawaslu.

Selain itu kata dia, Anggota PKD dari sejumlah kecamatan juga mendapatkan materi bela negara. 

"Kegiatan ini dibagi dua sesi. Sesi pertama ini ada 165 peserta dari 16 kecamatan," kata dia saat dikonfirmasi, Rabu (15/3/2023).

Menurutnya, mereka dilatih kedisiplinan layaknya TNI. Bahkan jadwal istirahat dan waktu makan ditentukan.

"Juga diberikan materi wawasan kebangsaan, pendidikan asah manajemen waktu, asah solidaritas antar sesama, asah mental serta penanaman loyalitas kepada korps," jelas dia.

Adapun untuk materi peningkatan kapasitas kata dia, diisi langsung oleh kelima Komisioner Bawaslu.

Meliputi nilai dasar pengawasan Pemilu, kewenangan dan kewajiban PKD, penanganan pelanggaran Pemilu dan materi wajib lainnya.

"Pelatihan fisik pun juga dilakukan, seperti pelatihan baris berbaris hingga gerakan senam untuk menjaga kebugaran tubuh PKD yang senantiasa bekerja penuh waktu," paparnya.

Ditambahkan Koordinator Divisi SDM Organisasi Diklat Bawaslu Bondowoso, Ridwantoro, bahwa kegiatan peningkatan kapasitas PKD disertakan materi bela negara untuk memperkuat integritas dan mental para PKD.

Menurutnya, integritas dan mental baja merupakan bekal utama yang harus tertanam kuat dalam jati diri PKD. 

"Mengingat cobaan dan tantangan seperti intimidasi saat menjalankan tugas bisa saja terjadi kepada PKD," jelas dia.

Menurutnya, PKD adalah ujung tombak yang suatu saat nanti bisa jadi di lapangan mengalami tekanan, khususnya saat pelaksanaan. 

"Materi bela negara kami sisipkan berdasarkan diskusi sehingga dipandang perlu menanamkan nilai-nilai nasionalisme dan nilai-nilai patriotisme kepada PKD agar bisa memunculkan integritas yang lebih baik lagi," harapnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Ferry Agusta Satrio
Publisher : Rizal Dani

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES